Sambangi Masjid Jami Parigi, Dai Polri Serukan Penolakan Radikalisme dan Jaga Kamtibmas

Nesia – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta mencegah penyebaran dan intoleran, Tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan sekaligus Sholat Duhur berjamaah dengan Imam dan jamaah , Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten , Minggu (13/10/2024).

Tim Da'i Polri yang dipimpin oleh Aiptu Erwin L., bersama Aiptu Irwan, Aiptu Zulham dan Aiptu Arwin menyampaikan pesan penting kepada para jamaah dan Imam Masjid tentang pentingnya menjaga keamanan wilayah menjelang Pilkada Kabupaten Parigi Moutong 2024.

Baca Juga:  Dai Kamtibmas Berikan Pesan Penting bagi Remaja Saka Bhayangkara, Cegah Paham Radikalisme

Mereka mengajak semua pihak untuk berkomitmen menolak paham , , dan kelompok intoleran yang berpotensi mengganggu stabilitas di wilayah tersebut.

“Kami mengajak seluruh jamaah dan Imam Masjid Jami untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah. Paham radikal, separatis dan intoleran merupakan ancaman serius yang harus kita tolak, karena dapat memecah belah persatuan dan merusak keamanan daerah,” ujar Aiptu Erwin.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Hadiri Upacara HUT TNI ke-79, Simbol Sinergitas TNI-Polri

Selain itu, Aiptu Erwin juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan menjaga situasi Kamtibmas menjelang perhelatan Pilkada 2024, serta tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang berupaya memicu konflik.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga situasi yang kondusif agar Pilkada berjalan dengan aman dan ,” tambah Aiptu Erwin.

Ustadz Isbat Lapato, selaku Imam Masjid Jami, menyampaikan dan terima kasih kepada Tim Da'i Polri atas kunjungan dan pesan yang diberikan. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan di wilayah Parigi Moutong.

Baca Juga:  Prof. Zainal Abidin: Radikalisme Tumbuh dari Pemahaman Agama yang Dangkal

“Kami siap bekerja sama dengan Polri dalam menjaga ketertiban dan menolak segala bentuk paham radikal yang dapat merusak ketenangan masyarakat,” ucap Ustadz Isbat.

Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam upaya menciptakan wilayah Kabupaten Parigi Moutong yang aman, damai, dan bebas dari pengaruh negatif paham , separatis dan intoleransi.

banner

Komentar