Kapolres Poso Bersama Tim Dai Polri Tanamkan Nilai-Nilai Keagamaan di Panti Asuhan

Palu Nesia – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan mencegah berkembangnya paham , Kapolres AKBP Arthur Sameaputty beserta tim Dai Polri menyambangi Panti Asuhan Bukhari Babul Khair di Jalan P. Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota, Poso, pada Kamis (5/9/).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasat Binmas Iptu Andi Cakra, serta tiga anggota tim Da'i Polri yakni Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan L. Mereka disambut hangat oleh dan anak-anak panti asuhan.

Baca Juga:  Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Lebagu, Rohaniawan Polri Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang PSU

Dalam kesempatan tersebut, tim Da'i Polri menyampaikan sejumlah pesan penting kepada anak-anak panti, baik dalam hal keagamaan maupun dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap , khususnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan.

Pesan-pesan yang disampaikan meliputi ajakan untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan, patuh dan taat kepada orang tua serta pengasuh, sabar menghadapi ujian hidup, dan belajar dengan tekun agar sukses di dan akhirat.

Baca Juga:  Firli Bahuri Resmi Jadi Tersangka Kasus Pemerasan SYL

Selain itu, tim Da'i Polri juga mengingatkan pentingnya menghindari perbuatan yang melanggar syariat agama, norma, dan hukum yang berlaku. Mereka menekankan pentingnya waspada terhadap paham radikal, , serta anti-Pancasila, yang dapat merusak keharmonisan masyarakat dan merongrong keamanan negara.

Pengasuh dan anak-anak Panti Asuhan Bukhari Babul Khair mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Kapolres Poso dan tim Da'i Polri. Mereka menyatakan siap untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta berkomitmen untuk membantu menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Beri Bantuan Sarana Ibadah ke Dua Masjid di Desa Kotarindau Sigi

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah efektif dalam mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran, khususnya di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat ikatan sosial antara aparat keamanan dengan masyarakat setempat.

banner

Komentar