Tanamkan Benih Nasionalisme, Da’i Kamtibmas Gagas Pencerahan di SMKN 1 Labuan Tojo Una-una

-News-
oleh

– Dalam rangka Masa Pengenalan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, Da'i , Bripda Yudhi Pratama Djunu melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya paham radikalisme dan kepada siswa SMKN 1 Labuan, Kecamatan Ratolindo, Tojo Una-una.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juli 2024 ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya radikalisme dan intoleransi, serta menanamkan rasa . Bripda Djunu menyampaikan materi mengenai:

Baca Juga:  Polisi Hadiri Pemakaman Alumni Deradikalisasi di Poso, Dapat Dukungan Warga untuk Jaga Keamanan

Pertama, Harkamtibmas ( dan Ketertiban Masyarakat):

Da'I Kamtibmas menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta pentingnya menjadi negara yang bertanggung jawab.

Kedua, Wawasan Kebangsaan:

Menanamkan rasa cinta tanah air dan kepada para siswa, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.

Ketiga, Bahaya Paham Radikalisme dan Intoleransi:

Menjelaskan dampak buruk dari dan intoleransi, serta mengajak para siswa untuk menolak paham tersebut.

Baca Juga:  Viral Caleg di Donggala Minta Pindahkan Makam, Ini Penjelasan Polda Sulteng!

Kegiatan penyuluhan ini disambut baik oleh para siswa dan pihak sekolah. Kepala Sekolah SMKN 1 Labuan menyampaikan terima kasih kepada tim Da'i Kamtibmas atas kegiatan tersebut. Pihak sekolah juga menyatakan siap membantu Polri dalam melaporkan kegiatan atau perkumpulan yang mencurigakan terkait paham radikalisme dan intoleransi.

Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang bahaya radikalisme dan intoleransi, ujar AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Kapolsek Bungku Utara Terjun Langsung Bagikan Ratusan Lembar Pakaian kepada Anak Suku Wana

“Generasi muda harus dibentengi dengan pemahaman yang benar tentang Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham radikal dan intoleran.”

AKP Basirun Laele juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan saling menghormati dan menolak segala bentuk radikalisme dan intoleransi,” tandasnya.

banner

Komentar