Satgas Madago Raya Beri Bantuan Sarana Ibadah ke Dua Masjid di Desa Kotarindau Sigi

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Ops Madago Raya kembali melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sarana kontak ke dua di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Rabu (31/7/2024).

Tim Satgas II Preemtif terdiri dari Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul Dg. Sijaya, Aiptu Andi Agustiar, dan Aiptu Ronald A. Sunusi, mengawali kegiatan di Babul Khair, Dusun 4 Desa Kotarindau. Satgas II Preemtif menyerahkan tiga kipas angin dan enam karpet sajadah yang diterima oleh Imam Masjid, Ustadz Moh. Fadhel.

Kemudian, kegiatan serupa dilanjutkan di Miftahul Ulum, Dusun 2 Desa Kotarindau, dengan penyerahan tiga kipas angin dan enam karpet sajadah yang diterima oleh Imam Masjid, Ustadz Burhan Latjinji.

Baca Juga:  Dorong Reintegrasi Sosial, Polda Sulteng Salurkan Bansos Pertanian untuk Eks Simpatisan di Sigi

Dalam kesempatan tersebut, personil Satgas II Preemtif menyampaikan beberapa pesan dan imbauan kepada imam dan masyarakat setempat, diantaranya:

Pertama, Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Satgas II Preemtif sebagai upaya untuk menjalin hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat agar lebih intens.

Kedua, Masyarakat diharapkan tidak mudah terperdaya oleh pihak-pihak yang mengajarkan pemahaman yang membenarkan kekerasan atas nama agama, serta dengan tegas menolak segala paham dan intoleransi di Kabupaten Sigi, khususnya wilayah Kecamatan Dolo.

Ketiga, Menjelang Pilkada seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bahu-membahu menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas Polri jika melihat atau mendengar adanya tindak pidana atau kejahatan di tempat sekitarnya.

Baca Juga:  Sepanjang 2025, Operasi Madago Raya Amankan 8 Pucuk Senpi Rakitan Hingga 313 Butir Amunisi

Keempat, Penting untuk menjaga ukhuwah, persaudaraan, dan hubungan antar sesama tanpa memandang suku bangsa, ras, dan agama. Kita harus merajut kembali ukhuwah wathaniyah antar sesama anak bangsa serta menjunjung tinggi moderasi dalam beragama.

Diakhir kegiatan, Satgas II Preemtif menyerahkan sarana kontak sebagai salah satu program deradikalisasi dalam rangka pemeliharaan di Kabupaten Sigi. Diharapkan bantuan ini dapat mempererat ikatan emosional sehingga setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait kamtibmas dapat segera dikoordinasikan dengan petugas kepolisian.

Kegiatan Satgas II Preemtif mendapat respon positif dan apresiasi dari Imam Babul Khair, Ustadz Moh. Fadhel menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sulteng khususnya Satgas Madago Raya yang telah memberikan bantuannya.

Baca Juga:  Safari Jumat di Masjid Al-Manar Parimo, Dai Polri Imbau Kerukunan Antar Umat Beragama

Ustadz Moh. Fadhel menyebut bantuan ini sangat bermanfaat untuk dan bagi masyarakat. Ia juga berharap agar bantuan keagamaan seperti ini dapat terus dilakukan oleh pihak Kepolisian, sehingga dapat membangun hubungan antara masyarakat dengan Kepolisian makin harmonis.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk dan bagi masyarakat. Kami berharap agar bantuan keagamaan seperti ini dapat terus dilakukan oleh pihak Kepolisian, sehingga dapat membangun hubungan antara masyarakat dengan Kepolisian makin harmonis,” ucap Ustadz Moh. Fadhel.

“Kami mendoakan operasi madago raya dapat berjlan dengan lancer sehingga dapat tercipta keamanan, ketertiban dan kedamaian di provisinsi Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Sigi,” imbuhnya.

banner

Komentar