Generasi Muda Poso Dibekali Pengetahuan Bahaya Radikalisme oleh Tim Da’i Polri

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam suasana yang hangat dan interaktif, tim Da'i Polri Ops gencar melakukan kegiatan penyuluhan di SMA Negeri 4 Poso, pada Selasa (30/7/).

Kegiatan ini tidak hanya sebatas penyampaian materi, namun juga membuka ruang dialog yang menarik antara para dengan anggota tim Da'i Polri.

Dalam kesempatan tersebut, tim Da'i mengajak para pelajar untuk berdiskusi mengenai berbagai isu terkini, seperti bahaya , , dan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Para pelajar terlihat antusias dalam mengajukan pertanyaan dan berbagi pendapat.

Baca Juga:  Cegah Paham Menyimpang, Satgas Madago Raya Edukasi Siswa MTs 3 di Poso

Ipda Ilham Sriwan selaku ketua tim mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri khususnya Ops Madago Raya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya .

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan cinta tanah air,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Amankan 5 Senpi Rakitan Hingga 18 Bom Rakitan Sepanjang 2024

Ipda Ilham Sriwan juga menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman yang benar tentang nilai-nilai kebangsaan dan bahaya radikalisme.

adalah aset bangsa, oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk memberikan pemahaman yang benar sejak dini,” tandasnya.

Kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh tim Da'i Polri Ops Madago Raya di SMA Negeri 4 Poso mendapat apresiasi dari pihak . Kepala Sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

Baca Juga:  Eks Napiter dan Warga Tamanjeka Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Poso

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim Da'i Polri. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi -siswi kami, terutama dalam membentuk karakter dan memberikan pemahaman yang benar tentang berbagai isu yang sedang berkembang,” ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Poso, Hj. Betsi Kabilaha.

banner

Komentar