Da’i Polri Sambangi Warga Binaan di Poso, Perkuat Sinergi Melawan Radikalisme dan Intoleransi

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dan menangkal masuknya paham radikal dan intoleran, Tim Da’i Polri melaksanakan dan silaturahmi di Desa Towu, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso, Jumat (12/7/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Brigpol Sutriansyah, yang menyampaikan pesan Kamtibmas kepada binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta memelihara dan toleransi antar umat beragama.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Tamanjeka, Eks Napiter Turut jadi Perangkat

Brigpol Sutriansyah juga mengingatkan binaan untuk mewaspadai masuknya paham radikal yang dapat merusak keyakinan beragama dan berbangsa. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga generasi muda dari pengaruh paham tersebut.

Pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan Da’i Polri disambut antusias oleh binaan. Mereka menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan.

Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sambangi Warga Poso, Cegah Paham Radikalisme dan Intoleransi

AKP Basirun Laele, Kasubsatgas Humas Madago Raya mengatakan, Kegiatan Tim Da’i Polri ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat dengan masyarakat.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam melawan dan intoleransi,” ujar AKP Basirun Laele, Sabtu (13/7/2024).

AKP Basirun Laele juga menambahkan, dengan pendekatan dialogis dan humanis, Tim Da’i Polri diharapkan dapat membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat dengan masyarakat dalam mewujudkan yang damai dan toleran.

Baca Juga:  Proses Hukum Pertikaian di Pasar Inpres Manonda Palu Dihentikan

“Kami berharap dengan pendekatan dialogis dan humanis, Tim Da’i Polri dapat memberikan pemahaman yang benar tentang agama dan bahaya kepada masyarakat, sehingga terhindar dari pengaruh negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” tandasnya.

banner

Komentar