Da’i Polri Edukasi Pelajar Poso tentang Bahaya Narkoba dan Radikalisme

-News-
oleh

– Dalam upaya mencegah penyebaran narkoba dan paham radikalisme di kalangan generasi muda, Polri gencar melakukan sosialisasi. Salah satu contohnya adalah kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh tim Da'i Polri II Preemtif kepada pelajar SMA Negeri 3 , Kamis (25/7/).

Tim Da'i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan dan Aipda Sofyan Al Liosi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.

Baca Juga:  Eks Napiter Iswadi Kunjungi Kapolsek Poso Pesisir Utara, Ini Pembahasannya!

Para mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang bahaya narkoba, radikalisme, intoleransi, serta bela negara dan cinta tanah air.

Kasubsatgas , AKP Basirun Laele, mengatakan pentingnya penyuluhan ini sebagai langkah preemtif.

“Penyuluhan kepada pelajar merupakan salah satu upaya kita dalam mencegah penyebaran narkoba dan radikalisme. Generasi muda harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup agar mereka bisa menghindari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar AKP Basirun Laele, Jumat (26/7/2024).

Baca Juga:  Pembentangan Bendera Kapolda Sulteng Hiasi Langit Mamboro di HUT Korps Brimob Polri ke-79

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Poso, Abdullah Lahambu, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan penyuluhan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim Da'i Polri yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penyuluhan kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Abdullah berharap, melalui kegiatan ini para siswa dapat lebih memahami bahaya narkoba dan radikalisme, serta termotivasi untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan cinta tanah air.

Baca Juga:  Temui Alumni Deradikalisasi, Satgas Madago Raya Perkuat Reintegrasi Sosial

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda,” pungkasnya.

banner

Komentar