Da’i Polri Edukasi Pelajar Poso tentang Bahaya Narkoba dan Radikalisme

-News-
oleh

– Dalam upaya mencegah penyebaran narkoba dan paham radikalisme di kalangan , Polri gencar melakukan sosialisasi. Salah satu contohnya adalah kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh tim Da'i Polri Satgas II Preemtif Madago Raya kepada pelajar SMA Negeri 3 Poso, Kamis (25/7/).

Tim Da'i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan dan Aipda Sofyan Al Liosi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menciptakan lingkungan yang dan kondusif bagi generasi muda.

Baca Juga:  2 Terduga Teroris di Palu dan Semarang Ditangkap Densus 88 Antiteror

Para mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang bahaya narkoba, radikalisme, , serta bela negara dan .

Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, mengatakan pentingnya penyuluhan ini sebagai langkah preemtif.

“Penyuluhan kepada pelajar merupakan salah satu upaya kita dalam mencegah penyebaran narkoba dan radikalisme. Generasi muda harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup agar mereka bisa menghindari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar AKP Basirun Laele, Jumat (26/7/2024).

Baca Juga:  Target Investasi Sulteng Mendekati Target BKPM, Gubernur Apresisasi Dinas Penanaman Modal

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Poso, Abdullah Lahambu, S.Pd., M.Pd, menyampaikan yang tinggi atas kegiatan penyuluhan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim Da'i Polri yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penyuluhan kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Abdullah berharap, melalui kegiatan ini para siswa dapat lebih memahami bahaya narkoba dan radikalisme, serta termotivasi untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan cinta tanah air.

Baca Juga:  Pererat Sinergi, Satgas Madago Raya Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Poso Pesisir Utara

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda,” pungkasnya.

banner

Komentar