Tragedi Memilukan! Polwan di Mojokerto Diduga Bakar Suami Akibat Cekcok Gaji 13

-News-
oleh

– Sebuah tragedi memilukan terjadi di Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu pagi (8/6/2024). Seorang polwan berinisial Briptu FN (28) diduga membakar suaminya sendiri, Briptu RDW (29), yang juga seorang .

Kejadian ini terjadi di Asrama Mojokerto, Jalan , Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. Akibatnya, Briptu RDW mengalami luka bakar parah di seluruh tubuhnya dan kini dirawat intensif di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang beredar, dan kronologi kejadian masih dalam penyelidikan. Diduga, peristiwa ini berawal dari cekcok rumah tangga terkait gaji ke-13.

Baca Juga:  Rakor Nataru, Wakapolda Sulteng Tegaskan Pentingnya Sinergitas dan Soliditas

Bermula pada Sabtu, 8 Juni 2024 sekira jam 09.00 Wib terduga pelaku melakukan pengecekan ATM milik suaminya () dan didapati bahwa gaji 13 senilai Rp2.800.000 tersisa tinggal Rp800.000. Setelah tersebut terjadi cekcok hingga sang dibakar di dalam asrama polisi.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri pada Sabtu (8/6/2024) membenarkan adanya peristiwa itu. Namun pihaknya tidak menjelaskan detail motif maupun kronologi kejadian tersebut.

Baca Juga:  Polda Sulteng Serahkan Berkas Perkara Korupsi TTG ke Jaksa, Dua Tersangka Menanti Putusan

Saat ini masih dilakukan upaya penyelidikan gabungan terkait dengan motif pelaku melakukan aksinya itu. Penyelidikan dilakukan oleh jajaran Ditreskrimum dan Bidpropam .

“Masih kita lakukan pemeriksaan. Dan ini adalah konflik ini dalam keluarga dan kebetulan adalah keduanya,” kata dia kepada wartawan.

Menurut Daniel, kedua pelaku merupakan anggota Polri. Pelaku berdinas di Polres Mojokerto Kota. Sedangkan korban, merupakan anggota Polres Jombang.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa di SDN Pasau Poso Pesisir

“Pelaku dan korban merupakan suami istri. Dimana istri merupakan anggota Polres Mojokerto Kota dan korban merupakan anggota Polres Jombang,” kata Daniel.

Daniel menambahkan, saat ini Briptu RDW telah dirawat di Rumah Sakit Umum (RSUD) dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

“Untuk sementara korban yang mengalami luka bakar dirawat RSUD,” ujarnya.

banner

Komentar