Terukir Abadi, Pesan Pengabdian dari Prasasti Pahlawan Bhayangkara Tamanjeka

-News, Uncategorized-
oleh

Nesia – Menjelang ke-78 tahun 2024, melalui Pos Kamtibmas Tamanjeka bersama dan masyarakat menggelar kerja bakti di lokasi Prasasti Pahlawan Bhayangkara Alm. Bripka Anumerta Sudirman dan Alm. Brigpol Anumerta Andi Sapa di dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Kab. Poso, Kamis (20/6/2024).

Kedua pahlawan Bhayangkara tersebut gugur dalam tugas pada tanggal 16 Oktober 2012 di Dusun Tamanjeka.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Bersatu Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran

Prasasti tersebut bertuliskan pesan mulia, “Kukorbankan jiwa dan ragaku demi bangsaku tercinta, teruskan perjuanganku demi tetap tegaknya NKRI.” Tulisan ini menjadi penyemangat dan pengingat bagi para Bhayangkara untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik .

Kasubsatgas Humas Operasi , AKP Basirun Laele, mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan Bhayangkara yang telah gugur dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Polri dan Tokoh Masyarakat Tangkal Radikalisme di Parigi

“Dengan kembali di lokasi prasati ini dan membersihkannya tentunya kita dapat mengenang dedikasi dan pengorbanan para pahlawan Bhayangkara yang telah gugur dalam menjalankan tugasnya,” ujar AKP Basirun Laele, Jumat (21/6/2024).

Kasubsatgas Humas turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada personel Pos Kamtibmas Tamanjeka III Preventif Ops Madago Raya, Polsek Poso Pesisir, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Baca Juga:  Antisipasi Karhutla, Kapolda Sulteng Terbitkan Maklumat Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menghargai dan mengenang jasa para pahlawan, khususnya para pahlawan Bhayangkara yang telah gugur dalam menjalankan tugasnya” ujarnyaPengabdian dan pengorbanan mereka patut menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bangsa, tutup Basirun.

banner

Komentar