Terjunkan 250 Personel, Polda Sulteng Lanjutkan Operasi Madago Raya Tahap II

-News-
oleh

Palu Nesia – Tengah () kembali melanjutkan Operasi Tahap II Tahun 2024.

Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta meningkatkan serta masyarakat dalam rangka pencegahan paham radikal dan penanggulangan di wilayah operasi.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, operasi tahap II ini akan berlangsung selama tiga bulan, mulai dari 1 April hingga 30 Juni 2024.

Baca Juga:  4 PJU Polda Sulteng Lulus Terpilih Prodik Sespimti dan PKN TK I LAN RI

“Operasi ini merupakan kelanjutan dari operasi Madago Raya Tahap I yang telah berhasil memelihara situasi yang aman dan kondusif di Sulawesi Tengah,” kata Djoko kepada awak media di Palu, Senin (1/4/2024).

Djoko menjelaskan, dalam Operasi Madago Raya Tahap II ini, Polda Sulteng melibatkan 250 yang terdiri dari satgas intelejen, preemtif, preventif dan satgas bantuan.

Baca Juga:  Pastikan Kebugaran Personel, Subsatgas Dokkes Cek Kesehatan Personel di Wilayah Operasi

“Personel ini akan dibagi menjadi beberapa tim dan disebar di beberapa titik di wilayah Poso, Moutong, , dan Touna,” jelasnya.

Djoko menambahkan, dalam operasi ini, Polda Sulteng akan bekerjasama dengan TNI dan instansi terkait lainnya.

“Kami akan melakukan pendekatan keamanan melalui kegiatan deradikalisasi dan kontra radikalisasi guna mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif di wilaya provinsi Sulawesi Tengah,” tambahnya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sembelih 3 Hewan Kurban di Poskotis Tokorondo, Daging Dibagikan ke Warga

Kabidhumas berharap, operasi ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

“Kami mohon dukungan dari masyarakat untuk membantu kelancaran operasi ini,” harapnya.

Djoko juga mengimbau, kepada masyarakat untuk segera melapor kepada aparat keamanan jika melihat atau mengetahui keberadaan kelompok-kelompok yang menyimpang.

“Masyarakat juga diharapkan untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial yang belum tentu kebenarannya,” pungkasnya.

banner

Komentar