Edarkan Sabu, 2 Warga Touna Diancam 20 Tahun Penjara

-Uncategorized-
oleh

Satuan Reserse (Satresnarkoba) berhasil membekuk dua pengedar jenis di jalan Cempedak, Kelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna, Selasa Tanggal 19 Maret 2024 sekitar pukul 00.30 Wita.

, AKBP Ridwan J. M. Hutagaol, SIK, SH mengatakan, kedua pelaku yaitu inisial SB alias D (23) warga jalan Cempedak, Kelurahan Dondo Barat dan DRY alias Dedi (21) warga jalan Sungai Ampana, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna.

Baca Juga:  Pemprov Sulteng Kembali Raih Opini WTP ke-11

“Dari hasil penangkapan, berhasil diamankan berupa 5 paket serbuk kristal yang di duga Narkotika jenis sabu, 1 Buah plastik klip kosong (bong), 2 buah timbangan digital, 2 buah Pipet, 4 pak plastik klip kosong serta 1 unit handpone merek Oppo warna hitam,” kata AKBP Ridwan pada Konferensi Pers di Mapolres Touna, Rabu (24/4/2024).

mengungkapkan, modus operandi pelaku SB mendapatkan Narkotika jenis sabu dari salah satu warga Ampana dengan berat bruto ½ gram dengan harga Rp.750.000. Kemudian Pelaku SB memberikan 5 Paket narkotika jenis sabu kepada pelaku D di uangkan 4 paket dengan harga 1 paket Rp.100.000.

Baca Juga:  Siap Mundur dari Jabatan Menkopolhukam, Ini Pernyataan Mahfud MD

“Motif pelaku, bahwa Narkotika jenis sabu tersebut untuk di jual agar mendapakan keuntungan,” ungkap AKBP Ridwan.

Kapolres menegaskan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya berupa pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” tegas menengah berpangkat dua bunga melati emas dipundak itu.

Baca Juga:  Intensif Razia Kendaraan, Satgas Madago Raya Cegah Kelompok Radikal di Wilayah Operasi

Selain Kapolres Touna, hadir dalam Konferensi Pers ini Kasat Narkoba AKP I Gede Krisna Arsana, S.Pd.H, Kasi AKP Triyanto serta wartawan media cetak dan elektronik.

banner

Komentar