Da’i Polri Polres Parimo Ajak Masyarakat Cegah Paham Intoleran dan Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Tim Da’i Polri Moutong dipimpin oleh Aiptu Erwin L melaksanakan Sholat Isya dan Sholat Tarawih berjamaah di Nurul Iman, Dusun 1, Desa Porwosari, Kecamatan Torue, pada Kamis (4/4/2024).

Usai melaksanakan Sholat Isya, Da’i Polri mendapat kesempatan untuk memberikan serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam tausyiahnya, Aiptu Erwin mengatakan pentingnya saling menghormati dan menjaga keamanan bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Bekuk 6 Kurir Sabu di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Polda Sulteng Sita 16 Kilogram Narkotika

“Kami mengingatkan kepada seluruh jamaah mesjid untuk bersama-sama mewaspadai dan melawan paham radikalisme yang mengatasnamakan agama. Kita harus menjaga toleransi antar agar hidup dalam dan ketentraman,” kata Erwin.

Ia juga mengimbau, tentang penertiban kendaraan knalpot bising yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan 1445 H.

Baca Juga:  Diduga Akibat Sakit, Mayat Pekebun Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Pegunungan Poso

Menyambut kehadiran tim Da’i Polri, Imam Mesjid Nurul Iman, Ustadz Suwarno serta para jamaah lainnya dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka.

“Kami siap untuk membantu tim Da’i Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dengan cara mencegah penyebaran paham dan radikalisme,” ucap Ustadz Suwarno.

Selain itu, ia juga sangat berterima kasih atas kehadiran tim Da’i Polri yang telah memberikan sert imbauan kamtibmas penting ini.

Baca Juga:  3 Tahun Pengabdian, Perwira SIP 49 Polda Sulteng Beri Bantuan Sumur Bor Serta Buku Warga Binangga

“Kami akan mendukung upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” kata Ustadz Suwarno selaku Imam Mesjid Nurul Iman.

Dengan kerjasama antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan dapat terwujudnya masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera. Hal ini menjadi salah satu upaya preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, pungkasnya.

banner

Komentar