Da’i Polri Polres Parimo Ajak Masyarakat Cegah Paham Intoleran dan Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Tim Da'i Polres Moutong dipimpin oleh Aiptu Erwin L melaksanakan Sholat Isya dan Sholat Tarawih berjamaah di Nurul Iman, Dusun 1, Desa Porwosari, Kecamatan , pada Kamis (4/4/).

Usai melaksanakan Sholat Isya, Da'i Polri mendapat kesempatan untuk memberikan tausyiah serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat ().

Dalam tausyiahnya, Aiptu Erwin mengatakan pentingnya saling menghormati dan menjaga keamanan bersama untuk menciptakan suasana yang dan kondusif di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Imam Masjid dan Pegawai Syara' di Touna Dibekali Pengetahuan untuk Menangkal Radikalisme

“Kami mengingatkan kepada seluruh jamaah mesjid untuk bersama-sama mewaspadai dan melawan paham radikalisme yang mengatasnamakan agama. Kita harus menjaga antar umat beragama agar hidup dalam kedamaian dan ketentraman,” kata Erwin.

Ia juga mengimbau, tentang penertiban kendaraan knalpot bising yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan 1445 H.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Edukasi Warga Desa Banano Soal Bahaya Paham Radikalisme

Menyambut kehadiran tim Da'i Polri, Imam Mesjid Nurul Iman, Ustadz Suwarno serta para jamaah masjid lainnya dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka.

“Kami siap untuk membantu tim Da'i Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dengan cara mencegah penyebaran paham intoleran dan radikalisme,” ucap Ustadz Suwarno.

Selain itu, ia juga sangat berterima kasih atas kehadiran tim Da'i Polri yang telah memberikan tausyiah sert penting ini.

Baca Juga:  3 Poin Tepisan Menhut Raja Juli Antoni Ihwal Amplop Bupati Kuansing di Kasus Korupsi, Ini Awal Mulanya

“Kami akan mendukung upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” kata Ustadz Suwarno selaku Imam Mesjid Nurul Iman.

Dengan kerjasama antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan dapat terwujudnya masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera. Hal ini menjadi salah satu upaya preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, pungkasnya.

banner

Komentar