Pleno KPU Sulteng Berakhir, Polda: Ramadhan Momentum Saling Memaafkan, Jaga Persatuan dan Kesatuan

-News-
oleh

Palu Nesia – Pemilihan Umum () 2024 berakhir, hal itu ditandai dengan ditutupnya rangkaian rapat perhitungan suara tingkat Provinsi oleh Ketua Sulteng Dr. Risvirenol, SS, M.Pd, Kamis (14/3/2024) Pukul 22.40 Wita.

Kapolda Sulteng melalui Kabidhumas Kombes Pol. Djoko Wienartono, SIK, SH, MH memberikan dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak, sehingga berlangsung aman, dan sejuk

“Untuk diketahui rapat pleno perhitungan suara hasil Pemilu 2024 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tadi malam, Kamis (14/3/2024) telah ditutup Ketua KPU Sulteng,” kata Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Jumat (15/3/2024) pagi.

Baca Juga:  Sulteng Masuk 5 Besar Daerah Rawan, Bawaslu Soroti Kerawanan Pilkada 2024

Dengan ditutupnya rangkaian rapat pleno di KPU Sulteng yang dilaksanakan sejak tanggal 4 Maret 2024, maka tahapan Pemilu 2024 di wilayah Sulteng berakhir, ujarnya.

Djoko menambahkan, untuk selanjutnya pagi ini, Jumat (15/3) hasil perhitungan suara di KPU Sulteng akan dibawa dalam pleno rekapitulasi di tingkat di Jakarta.

“Apresiasi dan diucapkan terima kasih kepada semua pihak, atas terselenggaranya Pemilu 2024 yang aman, damai dan sejuk,” ucap Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Tengah, dalam suasana bulan suci Ramadhan 1445 H jadikan momentum untuk saling memaafkan dan tetap jaga persatuan dan kesatuan.

Baca Juga:  Ini Harapan Jokowi Usai Tunjuk Nawawi Pomolango Sebagai Ketua KPK

Pemilu 2024 sudah barang tentu menimbulkan pilihan, renggangnya , terjadinya polarisasi politik yang berdampak negatif terhadap masyarakat, seperti meningkatnya konflik sosial, menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan terhambatnya pembangunan, beber Djoko.

Oleh karenanya Kombes Pol. Djoko Wienartono mengingatkan masyarakat untuk menjaga Persatuan dan Kesatuan dalam bingkai untuk membangun Provinsi Sulawesi Tengah lebih baik, lebih maju untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, pungkasnya.

banner

Komentar