Kapolda Sulteng Bersama Pangdam XIII/Mdk Pastikan Keamanan Lokasi Peninjauan Presiden di Bangkep

-News-
oleh

Palu Nesia – Setelah Selesai memimpin apel Gelar Pasukan pengamanan VVIP Presiden Ir. Joko Widodo, Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho dan Mayjen TNI Candra Wijaya langsung terbang ke Kabupaten (Bangkep), Senin (25/3/2024) menggunakan Helikopter .

Kabupaten Bangkep salah satu wilayah di Sulawesi Tengah yang akan dikunjungi Presiden RI sesuai agenda akan melakukan peresmian proyek ruas jalan Inpres Jalan daerah (IJD) dan mengunjungi Salakan untuk menyerahkan bantuan kepada pedapedagang.

Baca Juga:  Penuh Keakraban, Gubernur dan Forkopimda Sulteng Silaturahmi dengan Kapolda di Akhir Masa Jabatan

Didampingi pejabat Bangkep Ikhsan Basir dan Kapolres Bangkep AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolda dan Pangdam langsung meninjau dua lokasi dimaksud.

Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, pengecekan lokasi untuk memastikan lokasi yang akan dikunjungi Presiden dalam keadaan siap dan terjaminnya keamanan.

Djoko juga menyebut, ada dua agenda kegiatan yang akan dilakukan Presiden saat berada di Kabupaten Bangkep yaitu peresmian ruas jalan IJD (Inpres Jalan Daerah) dan mengunjungi Pasar salakan untuk memberikan bantuan modal kepada pedagang.

Baca Juga:  Dibuka Kapolda, 62 Siswa Bintara Polri Ikut Pendidikan di SPN Polda Sulteng

dan Pangdam XIII/Merdeka juga ingin memastikan langsung kesiapan objek yang akan dikunjungi Presiden RI dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Kabidhumas.

Selain itu kata Djoko, Kapolda Sulteng dan Pangdam juga ingin memastikan personel TNI Polri dan stakeholder terkait yang terlibat pengamanan tergelar dengan baik dan lengkap.

Baca Juga:  Sinergi Da'i Polri dan Eks Simpatisan Poso, Cegah Radikalisme dan Jaga Toleransi

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulteng juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat pengamanan VVIP kunjungan Presiden RI untuk melaksanakan tugas penuh rasa tanggung jawab dan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP), ujarnya.

banner

Komentar