Kapolda Sulteng Bersama Pangdam XIII/Mdk Pastikan Keamanan Lokasi Peninjauan Presiden di Bangkep

-News-
oleh

– Setelah Selesai memimpin apel pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Ir. Joko Widodo, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya langsung terbang ke Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin (25/3/2024) menggunakan Helikopter .

Kabupaten Bangkep salah satu wilayah di Tengah yang akan dikunjungi Presiden RI sesuai agenda akan melakukan peresmian proyek ruas jalan Inpres Jalan (IJD) dan mengunjungi Pasar Salakan untuk menyerahkan bantuan kepada pedapedagang.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Soroti Penanganan 27 Kasus Korupsi, Keuangan Negara Diamankan Rp4,7 Miliar

Didampingi Bupati Bangkep Ikhsan Basir dan Kapolres Bangkep AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolda dan Pangdam langsung meninjau dua lokasi dimaksud.

Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, pengecekan lokasi untuk memastikan lokasi yang akan dikunjungi Presiden dalam keadaan siap dan terjaminnya keamanan.

Djoko juga menyebut, ada dua agenda kegiatan yang akan dilakukan Presiden saat berada di Kabupaten Bangkep yaitu peresmian ruas jalan IJD (Inpres Jalan Daerah) dan mengunjungi Pasar salakan untuk memberikan bantuan modal kepada pedagang.

Baca Juga:  Resmi! Jokowi Lantik Jenderal Agus Subiyanto Jabat Panglima TNI

“Kapolda Sulteng dan Pangdam XIII/Merdeka juga ingin memastikan langsung kesiapan objek yang akan dikunjungi Presiden RI dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah,” kata .

Selain itu kata Djoko, Kapolda Sulteng dan Pangdam juga ingin memastikan personel TNI Polri dan stakeholder terkait yang terlibat pengamanan tergelar dengan baik dan lengkap.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi, Kapolda Sulteng: Teladani Akhlak Rasulullah Guna Mewujudkan Pilkada Aman dan Sukses

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulteng juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat pengamanan VVIP kunjungan Presiden RI untuk melaksanakan tugas penuh rasa tanggung jawab dan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP), ujarnya.

banner

Komentar