Tega Cabuli Anak Tiri Sejak Tahun 2020, Polisi Ringkus Pelaku di Nuhon Banggai

-News-
oleh

Nesia – Polisi menangkap seorang di Kecamatan Nuhon, Kabupaten , atas dugaan terhadap seorang gadis yang tak lain adalah tirinya, Rabu (22/11/2023) sore.

Kasi Humas Polres Banggai Iptu Al Amin S. Muda kepada wartawan membenarkan adanya peristiwa dugaan pencabulan di Kecamatan Nuhon.

“Iya benar, ada kasus dugaan pencabulan ayah tiri di Kecamatan Nuhon,” ungkap Al Amin di Mapolres Banggai, Kawasan Bukit Halimun, Kamis (23/11/2023) siang.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ingatkan Warga Bahaya Radikalisme Ancaman Nyata Bagi Persatuan Bangsa

Pelaku berinisial HD alias H (46) diamankan di kediamannya tanpa perlawanan setelah polisi menerima laporan dari keluarga .

“Korbannya 15 tahun, sekarang duduk di bangku kelas 1 SMP,” terang Amin.

Pelaku yang merupakan guru honorer di salah satu Dasar () ini diketahui melakukan aksi bejatnya dengan cara memaksa korban untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan korban.

Baca Juga:  4 Polisi di Banggai Jalan Kaki 3 Hari Kawal Logistik ke Pelosok Pagimana

“Korban menolak untuk melakukan hubungan intim, tapi diancam oleh pelaku menggunakan pisau,” terangnya.

Aksi bejat pelaku pertama kali dilakukan kepada korban di rumahnya pada tahun 2020 dimana saat itu korban sedang duduk di bangku kelas 4 SD.

“Korban sudah lupa berapa kali dipaksa berhubungan intim. Namun diperkirakan lebih dari 10 kali,” ujar Amin.

Baca Juga:  Biadab! Ayah Bejat di Banggai Tega Cabuli Anak Tiri Sejak Duduk di Kelas 2 SD Hingga Lulus SMA

Dari hasil pemeriksaan, korban mengakui, tekahir melakukan hubungan intim pada Sabtu 18 November 2023 di Kecamatan Nuhon.

“Saat ini pelaku telah diamankan sel tahahan Mapolres Banggai. Untuk keluarga korban diarahkan membuat laporan di Polres Banggai,” imbuhnya.

Terkait kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur ini, situasi wilayah hukum Polsek Nuhon masih dalam keadaan kondusif.*

banner

Komentar