Dituding Bekengi Kepentingan Pemindahan Peti Kemas, Ini Respon Polres Banggai!

-News-
oleh

Palu Nesia – Banggai Kompol Margiyanta SH, MH, menyatakan, ratusan TNI-Polri yang diterjunkan dalam pemindahan aktivitas dari Pelabuhan ke Pelabuhan Tangkiang merupakan bentuk pengamanan.

Pernyataan itu disampaikan perwira pangkat satu melati ini saat melakukan dialog bersama Bupati Banggai Amirudin, perwakilan mahasiswa dan buruh di Kantor Bupati, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga:  Kasatgas III Preventif Komitmen Dukung Pendidikan, Gelar Upacara dan Bagikan Bantuan di SDN Kalora

Menurut mantan Kabag Ops ini pernah terjadi aksi pengrusakan saat para buruh melakukan aksi di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Luwuk beberapa waktu lalu.

“Jika tidak ada pengrusakan, kami landai-landai saja. Bukan kami di belakang PT. PCNI,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, apabila Banggai tidak mengarahkan personel TNI-Polri, dimungkinkan peristiwa pengrusakan yang sebelumnya akan kembali terjadi.

Baca Juga:  Renovasi Dapur, Warga Poso Pesisir Serahkan Temuan 59 Butir Amunisi ke Polisi

Sementara itu, Kabag Ops Polres Banggai Kompol Pino Ary SH, SIK, MH, menegaskan, pengerahan ratusan personel pengamanan TNI-Polri demi menjamin situasi .

“Tidak ada kepentingan lain dalam pengamanan ini. Kepentingan di belakang pihak kepolisian adalah Undang-undan,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahasiswa menuding aparat kepolisian turut membekengi kepentingan pengusaha di balik pemindahan aktivitas kemas dari Pelabuhan Luwuk ke Pelabuhan Tangkiang.

Baca Juga:  Tanggapi Kritik HMI Luwuk Banggai, Kapolres Bangkep: Kami Terbuka dan Siap Menindaklanjuti

Menurut Mahasiswa, aparat kepolisian Polres Banggai maupun dikerahkan secara besar-besaran untuk mengamankan kebijakan tersebut.

banner

Komentar