Gelar Latihan Pra Operasi, Kapolda Sulteng Tegaskan Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024

-News-
oleh

Sulteng tegaskan jaga jelang pemilu 2024. (Foto: Prasta)

Nesia – Kepolisan Daerah Sulawesi Tengah menggelar Latihan Pra dalam rangka pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 berlangsung di Striti Convention Hall, Jumat (6/10/2023).

Latpra Ops dibuka oleh Kapolda Sulteng Dr. Agus Nugroho guna mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Turut hadir, Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko, Pejabat Utama (PJU) serta para peserta Latpra Ops Mantap Brata 2024.

Baca Juga:  Cek Kesehatan Berkala, Kasubsatgas Dokkes: Kesehatan Personel Prioritas Utama Sebelum Patroli Jalur Klasik

Dalam arahan, Kapolda Sulteng mengatakan, latpra ops bertujuan sebagai pedoman bagi personel sebelum diterjunkan ke lapangan agar semua perencanaan telah dipersiapkan secara optimal, ujarnya.

Kapolda menyebut, pelaksanaan tahapan pemilu sudah didepan mata, Polri dalam pemilu memiliki peran sangat strategis karena berada langsung di lapangan, sebutnya.

Berkaca pada pemilu 2019, terdapat berbagai potensi kerawanan sehingga memerlukan perhatian serius untuk di antisipasi sejak dini, tuturnya.

Baca Juga:  4 Tokoh Lintas Agama Ikut Penguatan Moderasi Beragama dalam Bingkai NKRI di Sigi

Agus Nugroho menerangkan, berbagai potensi kerawanan dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa , terangnya.

Tak hanya itu, termasuk tindak pidana umum bisa terjadi, yang harus kita kelola dan tangani secara profesional, transparan dan akuntabel, sambungnya.

Kapolda menekankan, jelang pemilu agar mempersiapkan Asta Siap yaitu, Siap Pilun, Siap Posko, Siap Latpra Ops, Siap Kondisi Kamtibmas, Siap Masyarakat, Siap Personel, Siap Sarpras, serta Siap Anggaran, tekannya.

Agus mengingatkan, menyongsong agenda Politik tahun 2024 yakni Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak, pentingnya soliditas dan sinergitas antara untuk mengamankan pesta demokrasi tersebut, imbuhnya. 

Baca Juga:  Aksi Terorisme Jadi Perhatian Khusus di Operasi Ketupat 2024

“Kita bukan superman yang bisa menyelesaikan segala persoalan dengan sendiri, lakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait,” katanya.

Diakhir amanat Kapolda menegaskan, setiap personel agar dan jaga netralitas serta tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, pungkasnya.

banner

Komentar