Wapres RI Dikabarkan Akan Kunjungi Sulawesi Tengah, Ini Rencana Kegiatannya

-News-
oleh

Sulteng saat mengecek Kawasan Pangan Nusantara di Donggala. (Foto: Istimewa)

– Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura tiba di lokasi Kawasan Pangan Nusantara (KPN), langsung memimpin pertemuan sekaligus mengeluarkan terkait rencana kedatangan Wakil RI, K.H. Ma'ruf Amin pada tanggal 3 Oktober 2023 mendatang.

Pertemuan dihadiri Sekretaris Sulteng Novalina, Bupati Donggala, Kasman Lassa, Forkompinda Provinsi Sulawesi Tengah, Pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulteng dan Pemda Donggala serta beberapa Masyarakat Desa Talaga.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusdy meminta agar KPN segera diseriusi untuk tindak lanjutnya dengan melakukan land clearing dan melaksanakan penanaman beberapa komoditi unggulan seperti jagung dan durian jenis montong, matahari, mu sangking, duri hitam dan varietas lokal.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda Sulteng Gelar Bersih Pantai dan Tanam Mangrove Sambut Hut Polairud ke-73

“Saya minta kepada OPD Tekhnis segera membantu untuk melakukan tindak lanjut dan merealisasikan KPN ini, dimulai dari  20 Hektar”, ujar Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah, Nelson Metubun mengatakan segera menyiapkan 200 lubang tanaman durian yang akan ditanam di KPN dan  sebanyak 800 pohon dibagikan kepada masyarakat.

Terkait rencana kunjungan dan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, , Brigjen TNI Dody Triwinarto langsung memimpin kunjungan dalam KPN untuk menentukan tempat pembuatan Helipad dan lokasi penanaman perdana tanaman durian dan jagung.

Baca Juga:  Nataru di Sulteng Relatif Aman dan Kondusif, Operasi Lilin Tinombala 2023 Berakhir

Selain itu, untuk kebutuhan peralatan dilapangan dalam rangka pembuatan Helipad dan Land Clearing, Tadulako meminta bantuan dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Donggala.

“Mengingat waktu yang sempit, mohon bantuan peralatan berat dari Pemprov Sulteng dan Pemkab Donggala, agar kegiatan segera kami laksanakan”, ujar Dody Triwinarto.

Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Gubernur M. Ridha Saleh menyampaikan akan segera mengatur tindak lanjut penandatanganan Memorandum Of. understanding (MoU) antara Gubernur Sulawesi Tengah dengan Danrem 132 Tadulako untuk pengelolaan KPN seluas 85 Hektar.

Diakhir pertemuan Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan bahwa kehadiran KPN di Sulawesi Tengah ini merupakan program nasional yang bersifat strategis, guna mewujudkan sistem ketahanan dan kemandirian pangan, tidak saja untuk Sulawesi Tengah namun berskala nasional.

Baca Juga:  Dituding Bekengi Kepentingan Pemindahan Peti Kemas, Ini Respon Polres Banggai!

“Sulawesi Tengah ini ditunjuk Pemerintah Pusat untuk menjadi Kawasan Pangan Nasional. Sebab masih memiliki cadangan lahan yang luas dan berhadapan dengan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur”, ujar Rusdy Mastura. 

Lanjut Rusdy berharap, Pemerintah Kabupaten Donggala beserta masyarakat mendukung program ini. Percaya saja jika program ini berjalan dan berhasil, kelak akan dinikmati seluruh masyarakat sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani”, imbuhnya.

Sumber : Dinas Kominfo Santik selaku Humas Pemprov. Sulteng

banner

Komentar