Wapres RI Dikabarkan Akan Kunjungi Sulawesi Tengah, Ini Rencana Kegiatannya

-News-
oleh

Gubernur saat mengecek Kawasan Pangan Nusantara di . (Foto: Istimewa)

Palu Nesia – Gubernur Sulawesi Tengah, H. tiba di lokasi Kawasan Pangan Nusantara (KPN), langsung memimpin pertemuan sekaligus mengeluarkan instruksi terkait rencana kedatangan Wakil RI, K.H. Ma'ruf Amin pada tanggal 3 Oktober 2023 mendatang.

Pertemuan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina, Bupati Donggala, Kasman Lassa, Forkompinda Provinsi Sulawesi Tengah, Pimpinan OPD lingkup dan Pemda Donggala serta beberapa Desa Talaga.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusdy meminta agar KPN segera diseriusi untuk tindak lanjutnya dengan melakukan land clearing dan melaksanakan penanaman beberapa komoditi unggulan seperti jagung dan durian jenis montong, matahari, mu sangking, duri hitam dan varietas lokal.

Baca Juga:  Polda Sulteng Ikuti Dialog Publik Menjaga Stabilitas Sosial Pasca Pemilukada 2024

“Saya minta kepada OPD Tekhnis segera membantu untuk melakukan tindak lanjut dan merealisasikan KPN ini, dimulai dari  20 Hektar”, ujar Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah, Nelson Metubun mengatakan segera menyiapkan 200 lubang tanaman durian yang akan ditanam di KPN dan  sebanyak 800 pohon dibagikan kepada masyarakat.

Terkait rencana kunjungan Wakil Presiden dan Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, Danrem 132 Tadulako, Brigjen Dody Triwinarto langsung memimpin kunjungan dalam KPN untuk menentukan tempat pembuatan Helipad dan lokasi penanaman perdana tanaman durian dan jagung.

Baca Juga:  156 Warga Desa Kalora Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Satgas Madago Raya

Selain itu, untuk kebutuhan peralatan dilapangan dalam rangka pembuatan Helipad dan Land Clearing, Danrem 132 Tadulako meminta bantuan dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Donggala.

“Mengingat waktu yang sempit, mohon bantuan peralatan berat dari Pemprov Sulteng dan Pemkab Donggala, agar kegiatan segera kami laksanakan”, ujar Dody Triwinarto.

Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Gubernur M. Ridha Saleh menyampaikan akan segera mengatur tindak lanjut penandatanganan Memorandum Of. understanding (MoU) antara Gubernur Sulawesi Tengah dengan Danrem 132 Tadulako untuk pengelolaan KPN seluas 85 Hektar.

Diakhir pertemuan Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan bahwa kehadiran KPN di Sulawesi Tengah ini merupakan program nasional yang bersifat strategis, guna mewujudkan sistem ketahanan dan kemandirian pangan, tidak saja untuk Sulawesi Tengah namun berskala nasional.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Dua Simpatisan Paham Radikalisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI di Poso

“Sulawesi Tengah ini ditunjuk Pemerintah Pusat untuk menjadi Kawasan Pangan Nasional. Sebab masih memiliki cadangan lahan yang luas dan berhadapan dengan di ”, ujar Rusdy Mastura. 

Lanjut Rusdy berharap, Pemerintah Kabupaten Donggala beserta masyarakat mendukung program ini. Percaya saja jika program ini berjalan dan berhasil, kelak akan dinikmati seluruh masyarakat sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani”, imbuhnya.

Sumber : Dinas Kominfo Santik selaku Humas Pemprov. Sulteng

banner

Komentar