5 Tahun Mengenang Gempa, Tsunami dan Likuifaksi di Pasigala

-News-
oleh

Potret saat itu. (Foto: IG @prayforpalu)

Nesia – Lima tahun lalu, tepat pada 28 September 2018, yang disusul dan likuefaksi membuat Kota Palu, Sigi dan (Pasigala) di dan sekitarnya luluh lantak. 

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan ribuan bahkan puluhan ribu orang menjadi jiwa, serta ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.

Baca Juga:  Syukuran HUT ke-74 Polairud, Kapolda Sulteng Tekankan Jaga Stabilitas dalam Menghadapi Tantangan Global

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa yang terjadi pada pukul 17.02 WIB itu berpusat di 26 kilometer utara Donggala dan 80 kilometer barat laut Kota Palu, dengan kedalaman 10 kilometer. Kekuatan gempa 7,4 Skala Richter (SR).

Tercatat peristiwa bersejarah di dunia pada tanggal 28 September, gempa 7,4 SR, likuifaksi dan tsunami landa Kota Palu, Sigi dan Donggala, Tengah, pada Tahun 2018 silam.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Psikologis, Biro SDM Polda Sulteng Gelar Konseling Personel Polres Parimo

Seraya mengenang para korban mari kita bersama tundukkan kepala, heningkan cipta mengenang lima tahun peristiwa bencana alam Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi tanggal 28 september 2018.

Jadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting untuk kita yang hidup diatas patahan.

Mari senantiasa bersyukur atas segala hal yang diberikan oleh Sang Maha Pencipta pada kita selama ini.

Baca Juga:  Cooling System Jelang Pilkada, Kapolda Sulteng Bagikan Sembako dan Kursi Roda di Bangkep

Semoga, Bencana tersebut bisa menjadikan kita manusia-manusia yang lebih baik dan berguna bagi sesama.

banner

Komentar