Dai Polri Ajak Jamaah Masjid At Taqwa Bersatu Tolak Radikalisme di Poso

-News, Religi-
oleh

Ngataku – Dalam upaya pencegahan masuknya paham radikal dan intoleran di tengah masyarakat, Da'i Polri mengadakan dengan At Taqwa di Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Kota, Poso, pada Kamis (7/11/).

Dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, Tim Da'i Polri bertemu dengan jamaah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat sekaligus mengajak masyarakat bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca Juga:  Polri Bersinergi dengan SMKN Negeri Ampibabo, Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Kondusif

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Ilham Sriwan menyampaikan harapannya agar masyarakat Poso tetap waspada dan bersatu melawan segala bentuk paham yang dapat merusak persatuan.

“Kami berharap seluruh masyarakat Poso bisa selalu menjaga kerukunan dan tetap saling menghormati dalam perbedaan. Mari kita jaga lingkungan kita dari pengaruh paham yang merusak dan tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa,” ujar Ipda Ilham.

Baca Juga:  Pastikan Anggota Polri Bersikap Netral pada Pemilu 2024, Kapolda Sulteng: Fokus Pengamanan!

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat aktif melapor kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi paham radikal atau kelompok intoleran di sekitar mereka.

“Keterlibatan aktif masyarakat sangat kami harapkan untuk bersama-sama mewujudkan Poso yang aman dan . Setiap informasi dari masyarakat sangat berharga untuk menjaga wilayah ini tetap kondusif,” tambahnya.

Para jamaah Masjid At Taqwa menyambut baik pesan dari Tim Da'i Polri. Mereka menyatakan dukungan penuh dan kesediaan untuk membantu Polri dalam mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Poso.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Parigi Jaga Toleransi Antarumat Beragama

Dukungan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah penyebaran paham yang dapat merusak persatuan dan keharmonisan.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu berada di tengah masyarakat dan menjaga agar Poso tetap damai serta bebas dari pengaruh dan intoleransi yang mengancam keamanan daerah.

banner

Komentar