Kapolda Sulteng Serap Aspirasi Warga, Ajak Jaga Persatuan Lewat Subuh Keliling di Kota Palu

-News, Religi-
oleh

NESIA – Tengah Rizal Irawan menghadiri kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al Munawwarah, Kota Palu, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari Program Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat.

Kapolda didampingi Dirbinmas Kombes Pol Sirajuddin Ramly, Kabid Humas Kombes Pol Achmad Muhaimin, serta sejumlah dari satuan kerja Polda Sulteng.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulteng menyebut Subuh Keliling menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara Polisi bersama masyarakat melalui pendekatan keagamaan.

Baca Juga:  Buka Workshop Moderasi Beragama, Gubernur Sulteng: Perkuat Nilai-Nilai Toleransi

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan menyerap aspirasi warga serta mengajak seluruh elemen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ().

Majelis Subuh Berkah, Fahmi Ahmad Jawas, mengapresiasi program tersebut. Ia berharap kegiatan itu membawa keberkahan bagi dan keamanan ketertiban masyarakat bisa terjaga.

Menanggapi hal itu, Kapolda memohon doa dan dukungan tokoh agama serta masyarakat agar situasi kamtibmas di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Warga Kotarindau Tolak Paham Radikalisme

Irjen Rizal Irawan juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Ia mengajak masyarakat menjaga persatuan, menghindari kekerasan dan aksi balas dendam, mengutamakan musyawarah, mewaspadai hoaks di media sosial, serta memperkuat peran tokoh agama, , dan pemuda dalam mencegah konflik.

“Mari kita jaga persatuan, hindari kekerasan dan jangan mudah terprovokasi. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” imbuhnya.

Baca Juga:  Seleksi Bintara dan Tamtama Polri 2026 Rampung, Polda Sulteng Luluskan 85 Peserta Terbaik

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan Subuh Keliling menjadi wujud komitmen Polri mendekatkan diri dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. 

Menurutnya, sinergi antara Polri, tokoh agama, dan warga menjadi kunci menjaga situasi Sulawesi Tengah tetap aman, damai, dan kondusif.

“Melalui Subuh Keliling, Polri ingin semakin dekat dengan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen bersama menjaga persatuan dan kamtibmas di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

banner

Komentar