Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polda Sulteng Sita 704 Liter Solar di Donggala

-News-
oleh

NESIA – melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus () mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak () bersubsidi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Loli Tasiburi, Kabupaten Donggala, Rabu (28/10/2026).

Pengungkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program prioritas Kapolri dalam penanganan ekonomi, khususnya penyalahgunaan BBM bersubsidi.

, AKBP Putu Hendra Binangkari dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026) membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial MS yang mengemudikan mobil Isuzu Panther.

Baca Juga:  Semangat Cinta NKRI, Ratusan Pelajar Adu Kemampuan di Final Lomba PBB dan Pidato Madago Raya

Dari hasil pemeriksaan , polisi menemukan 22 jeriken berisi BBM jenis solar bersubsidi. Setiap jeriken berkapasitas 32 liter dengan total keseluruhan mencapai sekitar 704 liter.

“Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga melakukan pendalaman guna mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin menegaskan, pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polda Sulteng dalam menindak praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang berpotensi merugikan dan negara.

Baca Juga:  Subsatgas Jibom Sterilisasi Ruang Pleno, Kasatgas Humas: Untuk Jaga Keamanan

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalahgunakan BBM bersubsidi untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Masyarakat juga diminta melaporkan kepada pihak apabila mengetahui adanya dugaan penyimpangan distribusi BBM.

“Polda Sulteng menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga distribusi BBM agar tepat sasaran dan hak masyarakat yang berhak menerima subsidi tetap terlindungi,” pungkasnya.

banner

Komentar