Karhutla Terjadi di Sejumlah Wilayah Sulteng, Satbrimob Perkuat Upaya Pemadaman Titik Api

-News-
oleh

PALU NESIA – hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (6/9/2026). Kondisi lahan kering dan angin kencang membuat api mudah menyebar.

Jajaran Sulteng melalui Polres jajaran di backup penuh personel di bawah kepemimpinan Dansat Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si terus melakukan pemantauan dan penanganan titik-titik bersama instansi terkait.

Baca Juga:  Polda Sulteng Permudah Layanan Dumas, Lapor Polisi Nakal Kini Bisa dari HP

“Penanganan terus dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas. Kami juga terus memantau titik-titik yang terindikasi mengalami kebakaran,” kata Kabidhumas Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin, S.I.K.,M.H., dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2026).

dilaporkan terjadi di Palu, Kabupaten Banggai, Una-Una dan Parigi Moutong. Sebagian titik berada di kawasan perbukitan dengan medan curam, sementara asap tebal sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Baca Juga:  Residivis Penipuan Mengaku Pejabat Polda Sulteng, Gasak Rp 31 Juta dari Korban

Dalam proses pemadaman, personel menggunakan peralatan pemadam yang disesuaikan dengan kondisi medan. Petugas juga melakukan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala, terutama pada kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering.

Berdasarkan pemantauan hotspot di Sulteng, tercatat 73 titik. Setelah diverifikasi, 8 titik dinyatakan sebagai titik api, sedangkan 65 titik lainnya bukan titik api.

Baca Juga:  5 Tahun Mengenang Gempa, Tsunami dan Likuifaksi di Pasigala

Kabidhumas Polda Sulteng juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah atau lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran,” pungkasnya.

banner

Komentar