Pengasuh SPN Polda Sulteng Didorong Kuasai Komunikasi Efektif dan Pendekatan Psikologis

-News-
oleh

PALU NESIA – melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Konselor Polri bagi pengasuh dan tenaga pendidik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulteng Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda Sulteng pada Selasa (14/7/2026) itu bertujuan meningkatkan kompetensi para pengasuh dalam memberikan pendampingan psikologis kepada selama menjalani pendidikan.

Kegiatan tersebut diikuti para pengasuh dan tenaga pendidik (gadik) SPN Polda Sulteng. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai peran konselor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan sekaligus kesehatan mental siswa.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Polda Sulteng Berbagi 9.540 Paket Sembako untuk Anggota dan Masyarakat

Pelatihan dipimpin oleh Kepala Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, bersama staf dan magang. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sejumlah sesi pembelajaran yang mengedepankan pendekatan psikologi dalam proses pembinaan.

Salah satu materi yang diberikan membahas karakteristik Generasi Z serta strategi komunikasi yang efektif dari sudut pandang psikologi. Materi tersebut dirancang agar pengasuh mampu menyesuaikan pola komunikasi dengan peserta didik tanpa mengurangi nilai-nilai disiplin kepolisian.

Baca Juga:  Karhutla Terjadi di Sejumlah Wilayah Sulteng, Satbrimob Perkuat Upaya Pemadaman Titik Api

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai tantangan pengasuhan terhadap Generasi Z beserta nilai-nilai yang menjadi perhatian generasi tersebut. Pemahaman itu diharapkan dapat membantu pengasuh membangun hubungan yang lebih positif dan produktif dengan para siswa.

Pelatihan turut diisi dengan materi konseling dan keterampilan komunikasi efektif bagi konselor. Di samping itu, Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng juga memperkenalkan aplikasi Tinombala Sulteng sebagai media pelaporan kondisi psikologis di SPN sehingga proses pemantauan dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Intensif Razia Kendaraan Pasca Arus Balik Lebaran Idul Fitri di Poso

Kabag Psikologi Ro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, mengatakan pengasuh dan tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam mendampingi perkembangan mental maupun karakter selama menjalani pendidikan. Karena itu, kemampuan memahami kondisi psikologis peserta didik harus terus ditingkatkan agar berjalan secara optimal.

“Pengasuh dan tenaga pendidik harus mampu menjadi konselor yang memahami kondisi psikologis siswa, sehingga dapat berjalan lebih efektif dan mendukung terbentuknya personel Polri yang profesional serta berintegritas,” tandasnya.

banner

Komentar