Biro SDM Polda Sulteng Bekali Perwira Baru SIP 55 Lewat Tindak Lanjut Profile Klinis Psikologi

-News-
oleh

PALU NESIA – Polda Sulawesi Tengah melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan tindak lanjut Profile Klinis Psikologi (PKP) bagi perwira baru lulusan SIP 55 Polda Sulteng. Kegiatan berlangsung di Ruang Presisi Biro SDM pada Rabu (8/7/2026) sebagai bagian dari pembinaan setelah menyelesaikan pendidikan perwira.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Psikologi Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, didampingi Penata I Welly Salote bersama Bagian Psikologi. Seluruh mengikuti sesi pembekalan dan asesmen sebagai upaya menjaga kesiapan mental kepribadian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Berikan Penghargaan kepada Personel dan Mahasiswa Berprestasi di Kapolri Cup 2024

Dalam penyampaian materinya, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif menegaskan bahwa kondisi mental yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemampuan teknis yang dimiliki setiap anggota Polri. Menurutnya, kualitas moral menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter perwira yang bertanggung jawab.

Ia juga mengatakan, yang memiliki moral baik akan lebih mudah mengedepankan sikap profesional, objektif, serta mampu memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara sejak awal penugasan sebagai perwira.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kawal Aksi Super Damai 212 Bela Palestina di Kota Palu

Lebih lanjut, Kabag Psikologi menjelaskan sejumlah indikator kesehatan mental yang positif, seperti mampu mengendalikan emosi, menjalin hubungan sosial yang baik, berpikir rasional saat mengambil keputusan, serta memiliki motivasi dan produktivitas kerja yang konsisten.

Sebaliknya, ia mengingatkan adanya sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda menurunnya kesehatan mental. Di antaranya sulit tidur, mudah terpancing emosi, mengalami kecemasan, kehilangan semangat bekerja, sulit berkonsentrasi, hingga muncul perasaan tidak berarti dalam lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Provokator Bentrok Bitung Marco Karundeng Minta Maaf Usai Ditetapkan Tersangka

Menurutnya, mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini menjadi langkah penting agar dapat segera memperoleh pendampingan psikologis. Dengan demikian, kondisi yang dialami tidak berkembang dan berdampak terhadap pelaksanaan tugas maupun kehidupan pribadi.

Melalui tindak lanjut PKP ini, berharap para perwira baru SIP 55 mampu menjaga kesehatan mental, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi dan masyarakat seiring dengan tanggung jawab baru yang diemban.

banner

Komentar