Sepanjang 2025, Operasi Madago Raya Amankan 8 Pucuk Senpi Rakitan Hingga 313 Butir Amunisi

-News-
oleh

PALU NESIA – Menutup akhir tahun 2025, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah membeberkan capaian kinerja dan situasi keamanan wilayah melalui konferensi pers rilis akhir tahun. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Dr. Endi Sutendi di Lobi Utama , Selasa (30/12/2025).

Dalam pemaparannya, Kapolda Sulteng menjelaskan bahwa rilis akhir tahun ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Sulawesi Tengah sepanjang tahun 2025. Ia menilai keamanan tetap terjaga berkat sinergi kepolisian, daerah, dan masyarakat.

Baca Juga:  Ops Keselamatan Berakhir: Laka Lantas Turun 16%, Pelanggaran Lalu Lintas Naik 36% di Sulteng

Kapolda Sulteng Irjen Endi Sutendi menyebutkan, selama tahun 2025 Polda Sulteng menggelar berbagai operasi kewilayahan sebagai langkah strategis dalam menjaga dan mewujudkan . Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan gangguan keamanan serta penegakan hukum secara berkelanjutan.

Salah satu operasi yang menjadi fokus utama adalah yang dilaksanakan mulai tahap I hingga tahap IV sepanjang tahun 2025. Operasi ini ditujukan untuk menjaga pasca penindakan beberapa waktu lalu terhadap jaringan terorisme di wilayah Poso dan daerah sekitarnya.

Dari pelaksanaan Operasi Madago Raya, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang berpotensi membahayakan masyarakat. Barang bukti tersebut meliputi 8 pucuk senjata api rakitan, 313 butir amunisi berbagai kaliber, 6 magazen, 1 popor, 2 laras senjata api rakitan, serta 1 pucuk air soft gun.

Baca Juga:  Eks Napiter Ajak Masyarakat Dukung Polri Tangkal Paham Radikalisme di Kota Palu

Kapolda Sulteng juga menegaskan bahwa temuan ini menjadi indikator masih adanya sisa-sisa ancaman terorisme yang harus diantisipasi secara serius. Oleh sebab itu, kehadiran dinilai sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

“Upaya ini tidak hanya berfokus pada pencegahan, tetapi juga pemeliharaan kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan dan nyaman,” kata Irjen Endi Sutendi.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Persempit Ruang Gerak Radikalisme Melalui Patroli Jalur Klasik di Poso

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus berperan aktif menjaga situasi kondusif. Kapolda Sulteng menekankan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

“Keamanan dan ketertiban tidak bisa dijaga oleh kepolisian semata. Kami membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kepedulian lingkungan, serta kepercayaan yang terus terbangun, situasi Sulawesi Tengah tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

banner

Komentar