Serahkan Hadiah, Kapolda Sulteng Puji Semangat Peserta Lomba Pidato dan PBB Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Momentum silaturahmi membangun negeri, Kapolda Sulawesi Tengah Dr. Endi Sutendi secara langsung menyerahkan hadiah lomba dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di Mako Polres Poso, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini turut didampingi Madago Raya Kombes Pol Heni Agus Sunandar serta Forkopimda Poso.

Acara penyerahan hadiah tersebut menjadi puncak dari rangkaian lomba yang digelar untuk meningkatkan disiplin, kreativitas, dan rasa di kalangan pelajar. Antusiasme peserta sejak babak awal hingga final disebut menjadi cerminan semangat di wilayah operasi dalam berkompetisi secara positif.

Baca Juga:  Kapolri Sebut 30.878 Personel Polri Bertahap akan Dipindahkan ke IKN

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng Dr. Endi Sutendi menyampaikan atas penampilan seluruh peserta gema cinta NKRI. Ia menilai kemampuan dan kekompakan peserta dalam PBB menunjukkan bahwa banyak talenta muda di Sulawesi Tengah yang patut dibina dan didukung bersama.

“Mulai dari kekompakan dalam Peraturan Baris-Berbaris serta yang sangat menjiwai, ini sangat luar biasa. Ternyata di daerah Sulawesi Tengah banyak bibit-bibit prestasi anak-anak kita yang luar biasa, ini perlu kita dukung bersama,” ujar Kapolda Sulteng.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Beri Arahan ke Bhabinkamtibmas Jelang Pemilu 2024, Ini Pesannya!

Ia juga menegaskan, bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan membangun keharmonisan sosial. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen bangsa merupakan kunci keberhasilan.

“Mari kita jaga persatuan, jaga Sintiwu Maroso. Sukses itu dimulai dari kebersamaan, mari bersama kita jaga itu semua. Dari penampilan yang sudah merah putih, itu berarti kita semua cinta NKRI,” katanya.

Baca Juga:  Sambangi Tokoh Masyarakat, Dai Polri Gencarkan Upaya Pencegahan Radikalisme di Poso

Kapolda Sulteng juga menyinggung keberagaman yang ada di Indonesia. Ia menyebut perbedaan merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus dirawat, tanpa menghilangkan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perbedaan merupakan kekayaan namun kita tetap satu dalam kebersamaan, karena kebersamaan itu indah. Mari kita pupuk bersama, jaga bersama. InsyaAllah situasi di wilayah operasi madago raya semakin terjaga aman dan kondusif,” tutupnya.

banner

Komentar