Serahkan Hadiah, Kapolda Sulteng Puji Semangat Peserta Lomba Pidato dan PBB Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

– Momentum silaturahmi membangun negeri, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi secara langsung menyerahkan hadiah lomba pidato dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di Mako Polres Poso, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini turut didampingi Madago Raya Kombes Pol Heni Agus Sunandar serta Forkopimda Poso.

Acara penyerahan hadiah tersebut menjadi puncak dari rangkaian lomba yang digelar untuk meningkatkan disiplin, kreativitas, dan rasa kebangsaan di kalangan pelajar. Antusiasme peserta sejak babak awal hingga final disebut menjadi cerminan semangat generasi muda di wilayah operasi dalam berkompetisi secara positif.

Baca Juga:  6 Sasaran Prioritas Serta 4 Penekanan Kapolda Sulteng di Tahun 2024

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Pol Dr. Endi Sutendi menyampaikan apresiasi atas penampilan seluruh peserta gema pelajar . Ia menilai kemampuan pidato dan kekompakan peserta dalam PBB menunjukkan bahwa banyak talenta muda di Sulawesi Tengah yang patut dibina dan didukung bersama.

“Mulai dari kekompakan dalam Peraturan Baris-Berbaris serta pidato yang sangat menjiwai, ini sangat luar biasa. Ternyata di daerah Sulawesi Tengah banyak bibit-bibit anak-anak kita yang luar biasa, ini perlu kita dukung bersama,” ujar Kapolda Sulteng.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kawal Aksi Super Damai 212 Bela Palestina di Kota Palu

Ia juga menegaskan, bahwa tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan membangun keharmonisan sosial. Menurutnya, antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh , pemuda, dan seluruh elemen bangsa merupakan kunci keberhasilan.

“Mari kita jaga persatuan, jaga Sintiwu Maroso. Sukses itu dimulai dari kebersamaan, mari bersama kita jaga itu semua. Dari penampilan yang sudah merah putih, itu berarti kita semua cinta ,” katanya.

Baca Juga:  Pengasuh SPN Polda Sulteng Didorong Kuasai Komunikasi Efektif dan Pendekatan Psikologis

Kapolda Sulteng juga menyinggung keberagaman yang ada di Indonesia. Ia menyebut perbedaan merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus dirawat, tanpa menghilangkan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perbedaan merupakan kekayaan namun kita tetap satu dalam kebersamaan, karena kebersamaan itu indah. Mari kita pupuk bersama, jaga bersama. InsyaAllah situasi di wilayah operasi madago raya semakin terjaga dan kondusif,” tutupnya.

banner

Komentar