Satgas Madago Raya Ajak Jamaah Masjid Assyuhada Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan ibadah bersama warga Desa Betaua, Kecamatan , pada Ahad (7/12/2025), yang sekaligus menjadi ruang dialog untuk memperkuat keamanan wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, BRIPKA Jabbar Abu selaku Desa Banano dan Desa Betaua turut hadir mendampingi jamaah Masjid Assyuhada. Ia bersama Bhabinsa bergabung dalam salat Dzuhur berjamaah sebelum kemudian menyampaikan kepada jamaah.

Usai pelaksanaan salat Dzuhur, BRIPKA Jabbar Abu menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada jamaah. Ia mengajak masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta saling menghormati satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Peringatan Nuzul Quran, Kasatgas III Preventif:  Momen Penting Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

BRIPKA Jabbar Abu juga menegaskan, bahwa stabilitas kamtibmas dapat terwujud jika seluruh warga memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kerukunan dan menjaga antar umat beragama.

“Toleransi antarumat beragama juga menjadi hal penting yang kembali diingatkan kepada jamaah agar keberagaman tetap terpelihara untuk mencapai situasi kamtibmas yang dan kondusif,” ujarnya.

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara, Kapolda Sulteng Ajak Lestarikan Alam, Tanam 1.000 Pohon dan Tebar 15.000 Ikan

Selain itu, warga diminta untuk waspada terhadap kemungkinan masuknya paham yang sering kali diselipkan melalui berbagai kegiatan atau kelompok tertentu.

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila mendapati adanya potensi penyebaran paham radikalisme dan di lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstremisme. Oleh karena itu, hubungan komunikasi antara warga dan aparat terus diperkuat guna mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.

Imam Masjid Assyuhada, Ustaz Maima, menyampaikan apresiasi atas penyampaian pesan kamtibmas tersebut. Ia menilai kehadiran membawa dampak positif bagi jamaah dan membantu meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya paham radikalisme.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Amankan 5 Senpi Rakitan Hingga 18 Bom Rakitan Sepanjang 2024

Ustadz Maima bersama seluruh jamaah Masjid Assyuhada juga menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah kepolisian dalam menjaga situasi aman dan kondusif di Desa Betaua.

“Kami siap berkolaborasi bersama aparat kepolisian dengan memberikan informasi serta menolak segala bentuk ajaran yang dapat memecah belah masyarakat dan ,” pungkasnya.

banner

Komentar