Satgas Madago Raya Ajak Jamaah Masjid Assyuhada Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

NESIA – Upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan ibadah bersama Desa Betaua, Kecamatan , pada Ahad (7/12/), yang sekaligus menjadi ruang dialog untuk memperkuat wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, BRIPKA Jabbar Abu selaku Desa Banano dan Desa Betaua turut hadir mendampingi jamaah Masjid Assyuhada. Ia bersama Bhabinsa bergabung dalam salat Dzuhur berjamaah sebelum kemudian menyampaikan kepada jamaah.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kedepankan Tindakan Humanis dalam Pengamanan Unras di KPU

Usai pelaksanaan salat Dzuhur, BRIPKA Jabbar Abu menyampaikan sejumlah pesan kepada jamaah. Ia mengajak masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta saling menghormati satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.

BRIPKA Jabbar Abu juga menegaskan, bahwa stabilitas kamtibmas dapat terwujud jika seluruh warga memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kerukunan dan menjaga toleransi antar umat beragama.

“Toleransi antarumat beragama juga menjadi hal penting yang kembali diingatkan kepada jamaah agar keberagaman tetap terpelihara untuk mencapai situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalin Kemitraan, Satgas Madago Raya Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Unsimar Poso

Selain itu, warga diminta untuk waspada terhadap kemungkinan masuknya paham radikalisme yang sering kali diselipkan melalui berbagai kegiatan atau kelompok tertentu.

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila mendapati adanya potensi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstremisme. Oleh karena itu, hubungan komunikasi antara warga dan aparat terus diperkuat guna mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.

Imam Masjid Assyuhada, Ustaz Maima, menyampaikan apresiasi atas penyampaian pesan kamtibmas tersebut. Ia menilai kehadiran membawa dampak positif bagi jamaah dan membantu meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya paham radikalisme.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Lantik 267 Siswa Diktuba SPN Polda Sulteng menjadi Bintara Polri

Ustadz Maima bersama seluruh jamaah Masjid Assyuhada juga menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah dalam menjaga situasi aman dan kondusif di Desa Betaua.

“Kami siap berkolaborasi bersama aparat kepolisian dengan memberikan informasi serta menolak segala bentuk ajaran yang dapat memecah belah masyarakat dan keutuhan bangsa,” pungkasnya.

banner

Komentar