Cegah Paham Radikalisme, Satgas Madago Raya Perkuat Sinergi dengan Para Tokoh di Parimo

-News, Religi-
oleh

PALU NESIA – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus memperkuat pendekatan dalam menjaga kondusifitas wilayah. Senin (8/12/2025), Da’i Kamtibmas Polri Aiptu Irwan melaksanakan silaturahmi kamtibmas kepada tokoh masyarakat dan agama Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Madago Raya dalam meningkatkan komunikasi dengan masyarakat. Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan utama mengenai potensi ancaman ideologi radikalisme dan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah operasi.

Aiptu Irwan menjelaskan bahwa ini bertujuan membangun komitmen bersama untuk menolak masuknya paham radikalisme. Menurutnya, radikalisme merupakan paham yang menyesatkan, memecah belah umat, serta berpotensi merusak persatuan yang selama ini dijaga masyarakat di wilayah Parigi Moutong.

Baca Juga:  Peduli Wilayah Operasi, Petugas Pos Kamtibmas Kawende dan Pakareme Salurkan Bantuan

Ia menegaskan bahwa menjaga bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Karena itu, silaturahmi dengan tokoh seperti Hamzah Dg. Situdju menjadi langkah penting dalam memperkuat kewaspadaan di wilayah operasi.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Irwan juga mengajak Hamzah untuk terus membangun kerja sama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ia berharap dukungan para tokoh bisa membantu mencegah berkembangnya paham-paham radikalisme maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga:  32 Personel Polda Sulteng Dipecat, Ini Jenis Pelanggarannya!

Hamzah Dg. Situdju merespons positif ajakan tersebut. Ia mengaku siap mendukung penuh upaya Satgas dalam menjaga dan menolak segala bentuk paham yang dapat memicu perpecahan.

Hamzah juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran Da’i Polri yang bersilaturahmi secara langsung. Menurutnya, langkah seperti ini penting dilakukan secara rutin karena dapat mempererat hubungan aparat dengan masyarakat sekaligus memberi edukasi yang bermanfaat.

Baca Juga:  Tangkal Radikalisme, Dai Polri Serukan Toleransi Jelang Pemungutan Suara Ulang di Parigi Moutong

“Terimakasih atas kehadiran Dai Kamtibmas Polri, langkah seperti ini penting dilakukan secara rutin karena dapat mempererat hubungan aparat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Satgas Madago Raya menegaskan akan terus melakukan pendekatan melalui kegiatan sambang dan silaturahmi dengan para tokoh. Upaya ini dianggap efektif dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan memastikan wilayah tetap aman dari potensi penyebaran paham radikalisme maupun intoleransi.

banner

Komentar