Bangun Sinergi Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan intoleran terus dilakukan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan dengan kegiatan kepada tokoh di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (27/12/2025).

Satgas II Preemtif Ops Madago Raya menyambangi Helmi Abdun, tokoh Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preemtif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Baca Juga:  Finalis Pidato dan PBB Touna Siap Berkompetisi di Poskotis Tokorondo jadi Panggung Penentuan

tersebut dilaksanakan oleh Kasat Binmas yang tergabung dalam Satgas II Preemtif Ops Madago Raya, AKP Zulkufran, bersama Aiptu Arwin Abubakar selaku personel Satgas Binmas. Keduanya berdialog langsung dengan tokoh setempat.

Dalam pertemuan itu, AKP Zulkufran menyampaikan pentingnya membangun sinergitas antara kepolisian dan para masyarakat, sebagai garda terdepan dalam menangkal masuk dan berkembangnya paham radikal dan intoleran.

Baca Juga:  Dibuka Kapolda, 62 Siswa Bintara Polri Ikut Pendidikan di SPN Polda Sulteng

AKP Zulkufran juga mengajak tokoh untuk berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah dengan meningkatkan kewaspadaan serta mempererat persatuan di tengah masyarakat Kelurahan Loji.

Menurut AKP Zulkufran, peran tokoh dinilai sangat strategis dalam menciptakan suasana aman dan damai, sekaligus menjadi contoh positif bagi agar tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Baca Juga:  Situasi Kondusif, Warga Poso Rasakan Kedamaian Berkat Kehadiran Satgas Madago Raya di Tengah Mereka

Sementara itu, Helmi Abdun mengapresiasi kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Ia menilai pendekatan dialogis menjadi langkah yang tepat dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Helmi Abdun juga menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Ops Madago Raya, serta bekerja sama dengan aparat keamanan dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan intoleran di Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar