Bangun Sinergi Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan intoleran terus dilakukan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan dengan kegiatan dan silaturahmi kepada di wilayah Kabupaten , Sabtu (27/12/).

Personel Satgas II Preemtif Ops Madago Raya menyambangi Helmi Abdun, tokoh Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preemtif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Baca Juga:  Polda Sulteng Siaga Hadapi Potensi Gejolak Sosial Akibat Isu Global Jelang May Day

Sambang dan silaturahmi tersebut dilaksanakan oleh Kasat Binmas yang tergabung dalam Satgas II Preemtif Ops Madago Raya, AKP Zulkufran, bersama Aiptu Arwin Abubakar selaku personel Satgas Binmas. Keduanya berdialog langsung dengan tokoh masyarakat setempat.

Dalam pertemuan itu, AKP Zulkufran menyampaikan pentingnya membangun sinergitas antara dan para tokoh masyarakat, sebagai garda terdepan dalam menangkal masuk dan berkembangnya paham radikal dan intoleran.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Dorong Desa Masari Jadi Teladan Moderasi Beragama di Parimo

AKP Zulkufran juga mengajak tokoh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah dengan meningkatkan kewaspadaan serta mempererat persatuan di tengah masyarakat Kelurahan Loji.

Menurut AKP Zulkufran, tokoh masyarakat dinilai sangat strategis dalam menciptakan suasana dan damai, sekaligus menjadi contoh positif bagi agar tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan nilai .

Baca Juga:  Jelang Paskah, Satgas Madago Raya Intensif Sambang Patroli Kamtibmas di Poso

Sementara itu, Helmi Abdun mengapresiasi kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Ia menilai pendekatan dialogis menjadi langkah yang tepat dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Helmi Abdun juga menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Ops Madago Raya, serta bekerja sama dengan aparat keamanan dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan intoleran di Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar