Satgas Madago Raya Intensifkan Edukasi Anti-Radikalisme ke Pihak Sekolah di Torue

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Upaya memperkuat di lingkungan pendidikan kembali dilakukan Satgas . Melalui Satgas II Preemtif, tim Dai Polri menyambangi SMAN 1 Torue, Kecamatan Torue, Sabtu (23/11/2025), untuk berdiskusi langsung dengan pihak sekolah terkait pencegahan paham radikalisme di kalangan .

Dalam kegiatan sambang tersebut, tiga Satgas, yakni Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Abubakar. Mereka diterima kepala sekolah bersama dewan guru untuk membangun koordinasi terkait langkah-langkah pembinaan .

Baca Juga:  883 Siswa di 6 Sekolah Poso Terima Asupan Gizi dari Program MBG Satgas Madago Raya

, Apitu Irwan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan sinergi Polri dengan lembaga pendidikan. Tujuannya, memastikan lingkungan sekolah tetap dari pengaruh paham radikal dan yang belakangan menyasar generasi muda.

Ia juga mengingatkan bahwa para pelajar menjadi target yang mudah bagi penyebar ideologi menyimpang. Karena itu, pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting untuk mencegah siswa terpapar ajaran yang berbahaya.

Baca Juga:  Momen Humanis, Kaops Madago Raya Berbagi Kebahagiaan dengan Anak TPA di Dusun Tamanjeka

Dalam dialog tersebut, pihak sekolah diajak memperkuat kerja sama dengan Polri untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila serta moderasi beragama. Satgas menilai keterlibatan guru menjadi kunci utama mencegah penyebaran paham radikalisme.

Selain memberikan imbauan, juga membuka ruang komunikasi dua arah dengan pihak sekolah. Mereka memastikan siap membantu apabila ditemukan indikasi penyebaran paham intoleran di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Kunjungi Ponpes di Tamanjeka, Kaops Madago Raya Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme

Respon positif diberikan pihak SMAN 1 Torue. Wakasek Kesiswaan, Amiruddin Bin Asse, M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan pendampingan dari tim Dai kamtibmas Polri Ops Madago Raya.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah mendukung penuh langkah Polri dalam menjaga dunia pendidikan tetap bebas dari paham yang menyesatkan.

“Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang kuat dan memiliki ketahanan ideologi di tengah perkembangan informasi yang semakin terbuka,” pungkasnya.

banner

Komentar