Satgas Madago Raya Intensifkan Edukasi Anti-Radikalisme ke Pihak Sekolah di Torue

-News, Pendidikan-
oleh

– Upaya memperkuat keamanan di lingkungan pendidikan kembali dilakukan Madago Raya. Melalui , tim Dai Polri menyambangi SMAN 1 , Kecamatan Torue, Sabtu (23/11/2025), untuk berdiskusi langsung dengan pihak sekolah terkait pencegahan paham radikalisme di kalangan .

Dalam kegiatan sambang tersebut, tiga personel Satgas, yakni Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Abubakar. Mereka diterima kepala sekolah bersama dewan guru untuk membangun koordinasi terkait langkah-langkah pembinaan .

Baca Juga:  Misi Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kaops Madago Raya Kunjungi Sekolah Terpencil Manggalapi

Dai Kamtibmas Polri, Apitu Irwan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan sinergi Polri dengan lembaga pendidikan. Tujuannya, memastikan lingkungan sekolah tetap aman dari pengaruh dan intoleran yang belakangan menyasar .

Ia juga mengingatkan bahwa para pelajar menjadi target yang mudah bagi penyebar ideologi menyimpang. Karena itu, pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting untuk mencegah siswa terpapar ajaran yang berbahaya.

Baca Juga:  Dibalik Event Balap Motor, Ada Misi Kemanusiaan Dilakukan Kaops Madago Raya di Poso

Dalam dialog tersebut, pihak sekolah diajak memperkuat kerja sama dengan Polri untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila serta . Satgas menilai keterlibatan guru menjadi kunci utama mencegah penyebaran paham radikalisme.

Selain memberikan imbauan, Dai Kamtibmas juga membuka ruang komunikasi dua arah dengan pihak sekolah. Mereka memastikan siap membantu apabila ditemukan indikasi penyebaran paham intoleran di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Jelang Hari Lalu Hari Lalu Lintas ke-69, Ditlantas Polda Sulteng Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah

Respon positif diberikan pihak SMAN 1 Torue. Wakasek Kesiswaan, Amiruddin Bin Asse, M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan pendampingan dari tim Dai kamtibmas Polri Ops Madago Raya.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah mendukung penuh langkah Polri dalam menjaga dunia pendidikan tetap bebas dari paham yang menyesatkan.

“Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang kuat dan memiliki ketahanan ideologi di tengah perkembangan informasi yang semakin terbuka,” pungkasnya.

banner

Komentar