Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Bersatu Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran

-News, Religi-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan paham radikalisme terus digencarkan Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Melalui pendekatan langsung ke , personel kepolisian kembali turun ke desa-desa untuk mencegah tumbuh bakal kembang paham radikalisme di Desa , Kecamatan Parigi Utara, Rabu (19/11/).

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong, AKP Zulkufran, memimpin kegiatan sambang dan silaturahmi door to door system ke rumah masyarakat di Dusun 3. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga dalam menjaga situasi .

Baca Juga:  Lewat Ibadah Natal, Rohaniawan Kamtibmas Ops Madago Raya Ajak Jemaat GSJA Jaga Kerukunan

Menurut AKP Zulkufran, pendekatan personal menjadi salah satu upaya preemtif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terkait bahaya radikalisme dan intoleransi. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu dilibatkan secara aktif agar upaya pencegahan berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, AKP Zulkufran menemui Rusli, selaku Desa Toboli. Ia mengajak untuk terus membangun komunikasi serta bekerja sama menjaga kondusifitas wilayah, terutama dari potensi masuknya paham radikalisme.

Baca Juga:  Kapolsek Poso Pesisir Intensif Lakukan Deradikalisasi di Wilayah Eks Napiter

“Kami berharap para tokoh masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam memberi pemahaman kepada warga agar tidak mudah dipengaruhi paham yang bisa memecah persatuan,” kata AKP Zulkufran saat berdialog dengan warga.

Tokoh Masyarakat, Rusli menyambut baik kedatangan personel Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya kepolisian yang turun langsung mendengarkan aspirasi dan memberikan kepada warga tentang pentingnya kewaspadaan.

Baca Juga:  Pimpin Upacara HKN, Kapolda Sulteng Tegaskan Peran Polri Hadapi Dinamika Global

Rusli menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah-langkah dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi. Ia menyebut bahwa tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keamanan lingkungan.

Dengan kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin, Satgas II Preemtif Ops Madago Raya berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat terus menguat. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih , harmonis, dan terbebas dari pengaruh paham radikalisme.

banner

Komentar