Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Bersatu Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran

-News, Religi-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan paham terus digencarkan II Preemtif . Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, personel kembali turun ke desa-desa untuk mencegah tumbuh bakal kembang paham radikalisme di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Rabu (19/11/).

Kasat Binmas Polres , AKP Zulkufran, memimpin kegiatan dan silaturahmi door to door system ke rumah masyarakat di Dusun 3. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga dalam menjaga situasi keamanan.

Baca Juga:  Dai Polri Ajak Jamaah Masjid Al Hidayah Poso Jaga Keamanan dan Tolak Intoleransi

Menurut AKP Zulkufran, pendekatan personal menjadi salah satu upaya preemtif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terkait bahaya radikalisme dan intoleransi. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu dilibatkan secara aktif agar upaya pencegahan berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, AKP Zulkufran menemui Rusli, selaku tokoh masyarakat Desa Toboli. Ia mengajak untuk terus membangun komunikasi serta bekerja sama menjaga kondusifitas wilayah, terutama dari potensi masuknya paham radikalisme.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gelar Vespa Brotherhood 2024, Ajang Silaturahmi dan Aksi Sosial di Palu

“Kami berharap para tokoh masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam memberi pemahaman kepada warga agar tidak mudah dipengaruhi paham yang bisa memecah persatuan,” kata AKP Zulkufran saat berdialog dengan warga.

Tokoh Masyarakat, Rusli menyambut baik kedatangan personel Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Ia menyampaikan atas upaya kepolisian yang turun langsung mendengarkan aspirasi dan memberikan kepada warga tentang pentingnya kewaspadaan.

Baca Juga:  Silaturahmi Kamtibmas di Poso Pesisir, Satgas Madago Raya Gelar Diskusi dengan Para Tokoh

Rusli menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi. Ia menyebut bahwa tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keamanan lingkungan.

Dengan kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin, Satgas II Preemtif Ops Madago Raya berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat terus menguat. Pendekatan humanis ini dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, harmonis, dan terbebas dari pengaruh paham radikalisme.

banner

Komentar