Rohaniawan Kamtibmas Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Gereja Perkuat Toleransi dan Kerukunan di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Dalam upaya menjaga kedamaian dan stabilitas keamanan di wilayah Poso, Satgas Operasi Madago Raya melalui dari Satgas II Preemtif terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Salah satu bentuknya dilakukan melalui kegiatan kepada tokoh agama Kristen, Minggu (2/11/).

Aiptu Halput Tarusu, S.Th selaku rohaniawan Kamtibmas melaksanakan sambang silaturahmi ke kediaman Pdt. Wilson Budiawan, M.Th, yang merupakan gembala Jemaat Gereja Toraja Rehobot Poso, Kabupaten Poso. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dan tokoh gereja untuk memperkuat bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Briptu YS Tak Dimutasi Gegara Konten Medsos, Polda Sulteng Ungkap Fakta Soal Pelanggaran Hingga Pidana Umum

Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Halput mengajak para tokoh agama untuk terus menjalin dengan Polri, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan kepada aparat kepolisian jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Kerukunan antarumat beragama adalah kunci utama menjaga kedamaian di sintuwu maroso Poso. Kami berharap peran para tokoh gereja dapat terus menjadi jembatan penguat toleransi di tengah masyarakat,” ujar Aiptu Halput Tarusu.

Baca Juga:  Imam Masjid Nur Fatra Dukung Polri Menjaga Keamanan dan Tolak Paham Radikal di Poso

Selain itu, rohaniawan Polri tersebut menekankan pentingnya membina hubungan harmonis antarwarga lintas denominasi gereja serta menjunjung tinggi nilai toleransi terhadap umat beragama lainnya. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah munculnya potensi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Usai kunjungan tersebut, di lokasi berbeda Aiptu Halput Tarusu juga menyambangi Pdt. Yulian Djana Gantimo, S.Th di Desa Betania, Kecamatan Poso Pesisir. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan pembahasan seputar kerja sama menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pengurus Masjid Al Azhar Komitmen Dukung Polri Menolak Paham Radikal di Poso

Dalam kesempatan itu, Aiptu Halput kembali menegaskan bahwa Poso yang aman dan damai adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk aktif berkontribusi menjaga keharmonisan sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.

Melalui kegiatan sambang tersebut, berharap sinergi antara aparat keamanan dan para tokoh agama dapat semakin erat. Kerja sama lintas elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat semangat persaudaraan dan menjadikan Poso sebagai daerah yang damai, rukun, dan penuh toleransi.

banner

Komentar