Ratusan Personel Polda Sulteng Ikut Ujian Beladiri untuk Naik Pangkat Periode Januari 2026

-News, Olahraga, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Sebanyak 337 Satuan Kerja (Satker) mengikuti ujian beladiri Polri. Ujian ini digelar sebagai syarat Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Ditsamapta Polda Sulteng, Selasa (14/10/2025) pagi. Para terlihat antusias menjalani ujian yang jadi tahapan wajib kenaikan pangkat.

“Ini bagian dari proses pembinaan karier anggota Polri. Setiap yang akan harus lulus ujian beladiri,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kompol Reky P.H. Moniung dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

Baca Juga:  Kapolri Naikkan Pangkat 22 Pati dan 211 Pamen, Dipenghujung Tahun 2023

Kasubbid Penmas merinci, jumlah peserta terdiri dari berbagai tingkat kepangkatan. Untuk perwira, ada 17 naik dari Iptu ke AKP dan 35 personel dari Ipda ke Iptu.

Lalu untuk golongan bintara, 31 naik dari Aipda ke Aiptu, 73 dari Bripka ke Aipda, 55 dari Brigpol ke Bripka, dan 46 dari Briptu ke Brigpol.

Baca Juga:  Gelar Mukerwil X, Wakil Bupati Poso Apresiasi Peran Wahdah Islamiyah Dalam Menjaga Persatuan

Selanjutnya, Ujian juga diikuti 24 dari Bripda ke Briptu, 34 dari Bharaka ke Abripda, serta 19 dari Bharatu ke Bharaka. Terakhir, dua personel dari Bharada ke Bharatu.

Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung menjelaskan, ujian beladiri ini bukan sekadar formalitas. Materi yang diuji mencakup teknik dasar beladiri Polri, gerakan responsif terhadap serangan, kuncian serta kemampuan bertindak cepat dalam situasi darurat.

Baca Juga:  Situasi Kondusif, Warga Poso Rasakan Kedamaian Berkat Kehadiran Satgas Madago Raya di Tengah Mereka

“Semua dinilai secara objektif oleh tim penguji bersertifikat. Ini menjadi tolok ukur kemampuan dalam menghadapi tugas di lapangan,” ungkapnya.

Pelaksanaan ujian berlangsung dalam suasana tertib dan profesional. Tim penguji terdiri dari instruktur beladiri yang telah bersertifikat, dan seluruh peserta diuji secara objektif sesuai standar operasional prosedur Polri.

banner

Komentar