Edukasi Pelajar, Satgas Madago Raya Paparkan Bahaya Bullying dan Pentingnya Cinta Tanah Air

-News, Pendidikan-
oleh

– II Preemtif Ops Madago Raya melalui Kapolsek , Iptu Arkam AR, memberikan tentang bahaya bullying dan menanamkan jiwa nasionalisme cinta tanah air kepada para 1 Poso Pesisir Selatan pada Jumat (14/11/2025).

Dalam pemaparannya, Iptu Arkam menegaskan bahwa bullying atau perundungan bukan hanya tindakan yang melukai fisik, tetapi juga berdampak serius pada psikologis . Ia meminta para siswa untuk memahami bahwa perundungan dapat memicu trauma jangka panjang dan harus dicegah .

Baca Juga:  Raih Dua Kategori, Bidhumas Polda Sulteng Ukir Prestasi Nasional di Rakernis Humas Polri 2026

Kapolsek juga menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari ejekan, pengucilan, hingga kekerasan verbal dan fisik. Menurutnya, para siswa harus berani melapor kepada guru atau pihak sekolah jika menjadi korban atau mengetahui adanya praktik perundungan.

Tak hanya itu, Iptu Arkam turut mengingatkan pentingnya menjaga perilaku saat bergaul di luar sekolah. Ia mengatakan banyak contoh kenakalan remaja yang berawal dari pergaulan bebas dan kurangnya pengawasan orang tua.

Baca Juga:  Tebar Kepedulian, Satgas Madago Raya Bagikan Sembako dan Alat Tulis ke Anak Panti Asuhan di Parigi

“Kalian adalah generasi penerus. Fokuslah belajar dan jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif di luar sana,” ujar Kapolsek dalam arahannya kepada ratusan siswa yang hadir.

Selain membahas bahaya bullying, Iptu Arkam juga menyisipkan pesan tentang pentingnya menanamkan rasa nasionalisme. Ia mengajak para siswa untuk mencintai tanah air, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga:  Polda Sulteng Ungkap Kronologi Kejadian Insiden Perkelahian di Depan Alfamidi Palu

Menurut Kapolsek, pembentukan karakter sejak usia remaja menjadi kunci penting dalam mencegah sikap maupun tindakan yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian yang secara rutin memberikan pembinaan kepada peserta didik. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

banner

Komentar