Dai Kamtibmas Polri Ajak Generasi Muda Poso Jadi Pelopor Toleransi dan Cinta NKRI

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Dalam upaya mencegah penyebaran dan intoleran di kalangan generasi muda, Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya melalui Tim Da'i Kamtibmas menggelar kegiatan di SMA Negeri 1 , Kamis (13/11/).

Kegiatan ini diikuti ratusan yang antusias mendengarkan materi yang disampaikan para anggota Polri. Penyuluhan tersebut dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan bersama dua anggota tim, Aiptu Ridwan dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Kegiatan berjalan interaktif, di mana para pelajar diajak berdiskusi dan memahami pentingnya menjaga persatuan serta menolak segala bentuk ajaran yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga:  Cegah Tawuran, Patroli Perintis Polda Sulteng Tangkap 7 Anak Geng Motor Hingga Sita Samurai di Palu

Dalam sesi pertama, Tim Da'i Polri menyampaikan materi Latihan Dasar Kepemimpinan untuk menumbuhkan jiwa tanggung jawab dan disiplin di kalangan siswa. Para pelajar juga dibekali wawasan tentang bagaimana menjadi pemimpin yang berintegritas dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sesi berikutnya membahas bahaya narkoba, pergaulan bebas, perjudian online, serta paham radikalisme dan . Tim Da'i Polri menegaskan bahwa ancaman tersebut dapat merusak masa depan generasi muda dan mengganggu stabilitas keamanan bangsa. Para siswa diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terpapar informasi yang menyesatkan.

Baca Juga:  Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Sulteng Ajak Polri Perkuat Profesionalisme dan Kepercayaan Publik

Selain itu, materi tentang bela negara dan cinta tanah air menjadi penutup kegiatan penyuluhan. Tim Da'i Polri menekankan pentingnya rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap Indonesia, yang harus diwujudkan melalui sikap saling menghargai dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Kepala SMA Negeri 1 Poso, Hermanto, S.Pd., M.Pd, menyampaikan tinggi atas kegiatan yang dilakukan Tim Da'i Polri. Ia menilai penyuluhan tersebut sangat bermanfaat bagi pelajar dalam membentengi diri dari pengaruh negatif yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga:  Peduli Masyarakat, Polda Sulteng Gelar Operasi Gratis Bagi 38 Pasien di RS Bhayangkara

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya yang telah memberikan pencerahan kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini,” ujar Hermanto.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Operasi Madago Raya untuk memperkuat pendekatan dan edukatif di wilayah Poso. Melalui kegiatan seperti ini, Polri berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang , damai, serta bebas dari paham radikalisme dan intoleran.

banner

Komentar