Bangun Karakter Santri, Satgas Madago Raya Sambangi Ponpes Madarisul Quran di Ampana Kota

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Dalam upaya memperkuat karakter dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, Satgas II Preemtif melaksanakan kegiatan kamtibmas dan pembinaan kepada para Pondok Pesantren Madarisul Quran di Desa Sabulira Toba, Kecamatan Kota, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan yang mengusung pendekatan edukatif dan keagamaan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres , AKP Agus Habibi, didampingi Bripda Yudhi Pramata dari Tim Da'i Kamtibmas Polri. Keduanya hadir untuk memberikan motivasi serta pemahaman kepada para santri tentang pentingnya menjaga diri dari pergaulan dan paham yang dapat merusak masa depan.

Baca Juga:  Buka Rakernis Fungsi Lantas, Wakapolda Sulteng Tekankan Polantas Jaga Citra dan Layanan Publik Berkualitas

AKP Agus Habibi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan dini terhadap berkembangnya perilaku menyimpang di kalangan remaja, seperti penyalahgunaan , tawuran, dan paham radikalisme.

“Kami berharap para santri bisa menjadi generasi penerus bangsa yang kuat dalam iman dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, Satgas II Preemtif Madago Raya menjadikan lingkungan pesantren sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gencarkan Patroli Jalur Klasik, Jaga Keamanan Jelang HUT RI di Poso

Sementara itu, Bripda Yudhi Pramata menuturkan, melalui kegiatan sambang kamtibmas ini pihaknya berusaha menanamkan semangat cinta damai dan toleransi antarumat beragama.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi juga tanggung jawab bersama, termasuk para santri,” katanya.

Selain memberikan pembinaan, Tim Da'i Kamtibmas juga membuka sesi dialog interaktif agar para santri bisa menyampaikan pandangan dan pertanyaan seputar isu yang mereka hadapi. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.

Baca Juga:  Libatkan 256 Personel, Polda Sulteng Lanjutkan Operasi Kewilayahan Madago Raya Tahap II

Para pengasuh menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kunjungan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurut mereka, kolaborasi antara kepolisian dan pesantren penting untuk memperkuat ketahanan moral generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Satgas II Preemtif Ops Madago Raya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan yang humanis, edukatif, dan religius sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga keamanan serta mencegah berkembangnya paham radikalisme di wilayah .

banner

Komentar