Bangun Karakter Santri, Satgas Madago Raya Sambangi Ponpes Madarisul Quran di Ampana Kota

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

PALU NESIA – Dalam upaya memperkuat karakter dan membentengi dari pengaruh negatif, Satgas II Preemtif melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan kepada para santri Pondok Pesantren Madarisul Quran di Desa Sabulira Toba, Kecamatan Ampana Kota, Sabtu (1/11/).

Kegiatan yang mengusung pendekatan edukatif dan keagamaan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres , AKP Agus Habibi, didampingi Bripda Yudhi Pramata dari Tim Da'i Kamtibmas Polri. Keduanya hadir untuk memberikan motivasi serta pemahaman kepada para santri tentang pentingnya menjaga diri dari pergaulan dan paham yang dapat merusak masa depan.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, 44 Siswa Setukpa SIP 55 Polda Sulteng Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Kota Palu

AKP Agus Habibi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan dini terhadap berkembangnya perilaku menyimpang di kalangan , seperti penyalahgunaan , , dan paham radikalisme.

“Kami berharap para santri bisa menjadi generasi penerus bangsa yang kuat dalam iman dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, Satgas II Preemtif Madago Raya menjadikan lingkungan pesantren sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Polda Sulteng Asah Kemampuan Humas Lewat Bimtek dan Pelatihan Media

Sementara itu, Bripda Yudhi Pramata menuturkan, melalui kegiatan sambang kamtibmas ini pihaknya berusaha menanamkan semangat cinta damai dan toleransi antarumat beragama.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi juga tanggung jawab bersama, termasuk para santri,” katanya.

Selain memberikan pembinaan, Tim Da'i Kamtibmas juga membuka sesi dialog interaktif agar para santri bisa menyampaikan pandangan dan pertanyaan seputar isu sosial yang mereka hadapi. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.

Baca Juga:  Polri-Kemenag Kompak Lawan Paham Radikalisme di Parigi Moutong

Para pengasuh ponpes menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kunjungan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurut mereka, kolaborasi antara kepolisian dan pesantren penting untuk memperkuat ketahanan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Satgas II Preemtif menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan yang humanis, edukatif, dan religius sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga keamanan serta mencegah berkembangnya paham radikalisme di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar