Satgas Madago Raya Sampaikan Pesan Damai dan Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Satgas II Preemtif Madago Raya. Kali ini, Satgas melaksanakan kegiatan dan sambang usai salat Jumat berjamaah di Masjid At-Tijaarah, Kompleks Pasar Sentral Tagunu, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (17/10/2025).

Selain beribadah bersama warga, Kasat Binmas Parigi Moutong AKP Zulkufran bersama personelnya Aiptu Arwin AB juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pesan kepada jamaah dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Terima Silaturahmi Perwira Baru SIP 55, Wakapolda Sulteng Tekankan Pentingnya Think Before Acting

Dalam dialog singkatnya, AKP Zulkufran mengajak masyarakat untuk tetap berperan aktif menjaga dan ketertiban lingkungan. Ia menekankan bahwa terciptanya situasi tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan kesadaran warga.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh isu provokatif maupun berita hoaks yang bisa menimbulkan perpecahan. Mari bersama menjaga kerukunan dan persatuan,” ujar AKP Zulkufran.

Baca Juga:  Polres Morowali Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Seberat 603,88 Gram

Selain itu, Satgas Madago Raya juga mengingatkan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh paham radikalisme dan intoleransi. Melalui kegiatan sambang seperti ini, Satgas berupaya memperkuat semangat toleransi dan solidaritas antarumat beragama. 

Tokoh At-Tijaarah, Andi Ancang, menyampaikan apresiasinya atas langkah humanis yang dilakukan Satgas II Preemtif Madago Raya. Menurutnya, kegiatan seperti ini membawa suasana positif dan mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.

Baca Juga:  Tim Dai Polri Ajak Tokoh Masyarakat Kampal Bersatu Tangkal Paham Radikal

“Atas nama jamaah dan selaku tokoh masyarakat , kami berterima kasih atas kunjungan dan pesan yang disampaikan. Kami siap mendukung penuh demi keamanan wilayah Parigi Moutong,” ungkap Andi Ancang.

Dengan pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung bersama warga, Satgas II Preemtif Madago Raya berharap pesan damai dan persaudaraan dapat tersampaikan dengan lebih efektif. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas dan harmoni di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar