Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Parigi Jaga Toleransi Antarumat Beragama

-News-
oleh

Nesia – Upaya memperkuat sinergitas dengan masyarakat terus dilakukan II Preemtif Operasi Madago Raya. Kali ini, tim menyambangi tokoh di Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, Kamis (2/10/2025).

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran, bersama Aiptu Arwin AB memimpin langsung silaturahmi tersebut. Keduanya bertemu dengan tokoh pemuda setempat, Pame, untuk menyampaikan pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Bersinergi Dengan Imam Masjid Nurul Amin Lawan Radikalisme di Parimo

Dalam kesempatan itu, AKP Zulkufran mengajak pemuda untuk lebih terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan penggerak di tengah masyarakat.

Selain pesan kamtibmas, Satgas II Preemtif juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu , , maupun hoaks yang berpotensi memecah persatuan.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Hari Ini, 1.138 Personel Diterjunkan!

“Kami ingin masyarakat, khususnya pemuda, menjadi pelopor dalam menjaga dan persaudaraan antarumat beragama. Dengan begitu, suasana aman dan kondusif bisa terus terjaga di Parigi,” kata AKP Zulkufran.

Tokoh pemuda Kelurahan Loji, Pame menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menilai langkah Polri langsung menemui masyarakat bisa mempererat hubungan sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah.

Baca Juga:  Safari Ramadhan, Dai Polri Ajak Warga Poso Wujudkan Lingkungan Aman dan Islami

“Terima kasih kepada Satgas Madago Raya. Kami mendukung penuh pelaksanaan operasi tahap IV ini, dan siap bekerja sama menjaga ketertiban di Parigi Moutong,” ucap Pame.

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari upaya preemtif Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Harapannya, kemitraan yang terbangun dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah.

banner

Komentar