Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Parigi Jaga Toleransi Antarumat Beragama

-News-
oleh

Palu Nesia – Upaya memperkuat sinergitas dengan masyarakat terus dilakukan II Preemtif Operasi . Kali ini, tim menyambangi di Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, , Kamis (2/10/).

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran, bersama Aiptu Arwin AB memimpin langsung silaturahmi tersebut. Keduanya bertemu dengan tokoh pemuda setempat, Pame, untuk menyampaikan pesan terkait dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga:  Pengurus Masjid Al Azhar Komitmen Dukung Polri Menolak Paham Radikal di Poso

Dalam kesempatan itu, AKP Zulkufran mengajak pemuda untuk lebih peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Menurutnya, pemuda memiliki penting sebagai agen perubahan dan penggerak di tengah masyarakat.

Selain , Satgas II Preemtif juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu radikalisme, intoleransi, maupun hoaks yang berpotensi memecah persatuan.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda Sulteng Gelar Bersih Pantai dan Tanam Mangrove Sambut Hut Polairud ke-73

“Kami ingin masyarakat, khususnya pemuda, menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama. Dengan begitu, suasana aman dan kondusif bisa terus terjaga di Parigi,” kata AKP Zulkufran.

Tokoh pemuda Kelurahan Loji, Pame menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menilai langkah Polri turun langsung menemui masyarakat bisa mempererat hubungan sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah.

Baca Juga:  Kompolnas Apresiasi Langkah Cepat Polda Sulteng Tangani Kasus Penggelapan Briptu Yuli Setyabudi

“Terima kasih kepada Satgas Madago Raya. Kami mendukung penuh pelaksanaan operasi tahap IV tahun 2025 ini, dan siap bekerja sama menjaga ketertiban di Parigi Moutong,” ucap Pame.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preemtif Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Harapannya, kemitraan yang terbangun dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah.

banner

Komentar